Beritarafflesia.com – Saat wakil bupati BS, Rifa’i Tajuddin membuka rapat koordinasi Akselerasi Pembangunan Kabupaten Bengkulu Selatan, Ia berharap Pemerintah Daerah dapat terus memperbaiki kualitas perencanaan dalam pembangunan secara berkelanjutan, sehingga tercapai tujuan Pemerintah daerah secara efektif dan efisien, laporan keuangan yang handal, aset yang aman dan taat peraturan perundang-undangan.

Rapat koordinasi yang melibatkan OPD dalam lingkup Pemkab Bengkulu Selatan ini, dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris daerah, Sukarni, bertempat di Gedung Pola Bappeda Litbang, Senin (11/04/22).
Dalam rapat tersebut,dibahas beberapa hal yang terkait dengan capaian dan target kinerja Kabupaten Bengkulu Selatan pada beberapa indikator, diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, pemenuhan infrastruktur dasar dan strategis, ketahanan pangan dan sektor pertanian, reformasi birokrasi, penilaian SAKIP, Laporan Keuangan, Indeks SPBE, inovasi daerah, serta penilaian publik.
Disampaikan Sukarni, bahwa poin penting dalam percepatan akselerasi pembangunan adalah perlu adanya fokus dan sinergi dari setiap penyelenggara pemerintahan pada capaian Output dan Progres serapan anggaran baik fisik dan non fisik sesuai dengan target perencanaan.
Hal lain yang tak kalah penting adalah terkait dengan tertib administrasi dan inventarisasi aset pemerintah daerah, administrasi kepegawaian, dan penyerapan anggaran pada paket-paket kegiatan melalui proses pengadaan barang dan jasa.
Sukarni juga menegaskan bahwa setiap program, inovasi dan gagasan serta kebijakan dari pimpinan (Bupati) hendaknya dapat langsung ditindaklanjuti oleh OPD terkait, jangan sampai hal yang menjadi keinginan Bupati dikembalikan lagi dengan dalih belum adanya dasar dan petunjuk teknis.
“Itulah yang menjadi tugas kita di OPD untuk menindaklanjuti setiap kebijakan pimpinan dalam bentuk dasar dasar kebijakan dan petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan,” ungkap Sukarni.
“Pada triwulan pertama ini, sudah dapat kita lihat berbagai capaian sementara dan kemungkinan pencapaian terhadap target yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan, ada beberapa indikator yang mengalami naik turun, inilah yang akan menjadi gambaran rapor kita pada satu tahun kedepan ini,” tutup Sukarni.












