Sekolah Jangan Takut Rugi Merdekakan Ijazah, Pemkot akan Anggarkan BOS HD

- Penulis

Kamis, 2 September 2021 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket.Poto : Silaturahmi Walikota Bengkulu,Helmi Hasan Didampingi Sekda Arif Gunadi, Staf Ahli Walikota Tony Alfian Dan Plt Kadis Diknas Nopri W Aksa Bersama Seluruh Kepala Sekolah SD Dan SMP.

Kota Bengkulu,Beritarafflesia.com– Bagi seluruh sekolah SD dan SMP baik negeri maupun swasta di Kota Bengkulu, jangan takut rugi memerdekakan ijazah kepada siswa yang tidak mampu. Kalau pun rugi, Pemkot Bengkulu akan menganggarkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Harapan dan Doa (HD) untuk sekolah.

BOS dari APBD Pemerintah Kota Bengkulu itu nantinya bisa dipergunakan untuk membantu siswa-siswi yang tidak mampu. Ini disampaikan Walikota Bengkulu Helmi Hasan saat menghadiri acara silaturahmi dalam rangka memerdekakan ijazah di kantor Diknas Kota Bengkulu, Kamis (2/9/2021).

“Mungkin pihak sekolah mengalami kerugian selama memerdekakan ijazah ini, atau imbasnya gaji guru honor belum dibayar sedangkan BOS dari pusat tidak cukup, nanti kita buat BOS Harapan dan Doa dari APBD kota,” ujar Helmi.

Mulai sekarang, Helmi minta masing-masing sekolah agar mulai menyusun teknisnya seperti apa. Kerugian yang dialami berapa karena penyerahan ijazah itu.

“Dana BOS HD itu nanti sekolah swasta juga dapat, terutama sekolah swasta yang telah mau membantu Pemkot Bengkulu. Salah satu contohnya Yayasan Ma’had Rabbani Bengkulu, dimana Ustad H.M. Syamlan selalu pimpinan yayasan pernah menbantu Pemkot Bengkulu memerdekakan ijazah siswa yang menunggak SPP sebesar Rp 38 juta,” sampai Helmi.

Terkait bagaimana nanti teknisnya, ia minta diknas dan setiap sekolah menyusun mulai dari klasifikasi penerima bantuan BOS HD tersebut.

Pada kesempatan itu, Helmi panjang lebar menjelaskan soal memerdekakan ijazah. Bicara soal ijazah, sepanjang Pemkot menangani kasus tersebut ada ijazah yang memang ditahan dan ada yang tertahan. Menurut Helmi itu 2 hal yang berbeda.

Baca Juga  PLT Kadis Pariwisata Kota Bantah Bangunan Sentra Kuliner Terbengkalai

“Ada ijazah yang tertahan, ada yang ditahan. Seperti di SMPN 11, ada yang tertahan karena siswa yang bersangkutan tidak pernah datang. Kemudian ada juga sekolah yang menahan karena ijazah tersebut harus ditebus, seperti yang terjadi di SMKN 6 kemarin,” kata Helmi yang pada acara itu didampingi Sekda Arif Gunadi, staf ahli walikota Tony Alfian dan Plt Kadis Diknas Nopri W Aksa dan dihadiri seluruh kepala sekolah SD dan SMP.

Helmi juga membahas soal ada yang mengait-ngaitkan persoalan ijazah ini ke urusan politis. Menurut dia, orang yang mengatakan politis itu adalah orang yang di hatinya memang hanya ada politis.

“Ada yang mengatakan ini politis. Orang itu kan bicara karena memang yang ada di hatinya hanya politis. Nanti istrinya membuatkan kopi untuk dia dikatakan politis juga. Bininya senyum saat dia pulang kerja dibilang politis juga. Jangan semua dikatakan politis,” kata Helmi.

Yang penting, lanjut Helmi adalah niat dan ikhlas. “Soal pandangan orang bagaimana, kembali pada hati mereka. Kalau kita berhenti gara-gara dicaci, difitnah, gara-gara dituding, berarti kerja kita tidak ikhlas,” demikian Helmi. (Adv)

Ket.Poto : Silaturahmi Walikota Bengkulu,Helmi Hasan Didampingi Sekda Arif Gunadi, Staf Ahli Walikota Tony Alfian Dan Plt Kadis Diknas Nopri W Aksa Bersama Seluruh Kepala Sekolah SD Dan SMP.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat
Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng
Pemkot Bengkulu Tegaskan Aksi Buang Sampah di Kantor Wali Kota dan DPRD Langgar Hukum
Tata Pasar Panorama, Pemkot Bengkulu Gratiskan Retribusi PKL Selama Tiga Bulan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:32 WIB

HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:52 WIB

Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader

Berita Terbaru

Polresta Bengkulu

Polresta Bengkulu Datangi TKP Penemuan Mayat Seorang Pria

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:57 WIB