Singkapi Wacana Demo 11 April, KNPI Ajak Mahasiswa Fokus Ibadah Ramadan dan Aksi Intelektual

- Penulis

Sabtu, 9 April 2022 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Bengkulu, Ahmad Tenry Yusfik Tohir

Bengkulu,Beritarafflesia.com – Menyingkapi rencana aksi  demo yang akan di gelar oleh para mahasiswa pada 11 April 2022, terkait dua isu besar yakni penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden Republik Indonesia (RI) menjadi 3 periode, Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Bengkulu, Ahmad Tenry Yusfik Tohir, angkat bicara. Bahkan dirinya mengajak para aktivis mahasiswa bersama  tokoh mahasiswa, untuk lebih mengutamakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan agar lebih pokus. Selain itu, Aten, sebutan akrab Ahmad Tenry Yusfik Tohir, mengajak mahasiswa mengedepankan aksi intelektual, yakni bisa melalui diskusi terbuka, atau jalur-jalur lain., tanpa harus turun aksi ke jalan.

Dikatakan Aten, isu penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden RI menjadi 3 periode adalah isu politik, yang dihembuskan oleh politisi. Maka dari itu  hendaknya mahasiswa mengkaji lebih dalam jika ingin terlibat didalam dua isu sentral tersebut.

Baca Juga  Ketum SMSI Bertemu Ketua MPR RI

Adapun isu-isu lainnya yang bersinggungan dengan kepentingan rakyat secara langsung, mahasiswa dapat melakukan kajian akademis dengan menghadirkan para pakar atau ahli dibidangnya.

“Banyak cara untuk menyampaikan aspirasi, tidak hanya melalui jalur demo saja, melainkan ada jalur yang lebih elegan, yakni aksi intelektual melalui diskusi atau kajian. Sebab, saat ini Umat Islam sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadan, dan saya yakin, rekan-rekan mahasiswa juga banyak yang sedang berpuasa,” kata Aten dalam keterangannya di Bengkulu, Sabtu (9/4/2022).

Untuk diketahui, pada Senin 11 April 2022, direncanakan mahasiswa akan menggelar aksi unjuk rasa. Adapun, dua isu sentralnya adalah terkait wacana penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden menjadi 3 periode.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 
Pemprov Focus Matangkan Perubahan Perda, Perampingan OPD Demi Perkuat Efektivitas Pemerintahan
21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global
BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah
Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit
Ketua AMJ Tegaskan Media Harus Jadi Benteng Melawan Hoaks dan Menjaga Kritik Berkualitas
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Benteng Marlborough Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
AMJ–Azwira Bengkulu Gelar Diskusi Publik “Kritik Tanpa Jerat Hukum”
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:42 WIB

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:19 WIB

Pemprov Focus Matangkan Perubahan Perda, Perampingan OPD Demi Perkuat Efektivitas Pemerintahan

Senin, 6 Juli 2026 - 11:26 WIB

21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global

Senin, 6 Juli 2026 - 10:36 WIB

BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:33 WIB

Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit

Berita Terbaru