Tekan Angka Penyebaran Covid-19, Pemprov Siapkan Bapelkes sebagai Rumah Sakit Darurat

- Penulis

Kamis, 17 Desember 2020 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Hamka Sabri mengatakan, untuk penanganan Covid-19 di tahun 2021, Pemprov Bengkulu telah mempersiapkan langkah strategis, guna menekan angka kasus positif yang diketahui beberapa hari terakhir terus mengalami kenaikan kasus cukup drastis, hingga mencapai kenaikan 30 persen. Salah satunya dengan menyiapkan rumah sakit darurat penanganan Covid-19.

“Jadi sesuai instruksi Gubernur Bengkulu, menekan penyebaran Covid-19 ini maka harus disiapkan rumah sakit darurat, karena RSMY Bengkulu sudah tidak mampu lagi menampung kasus positif tersebut. Maka hari ini kita bersama Dinas Kesehatan, pihak RSMY Bengkulu mambahas hal itu, mulai dari kesiapan regulasi hingga perlengkapan prasarana,” jelas Sekda Hamka Sabri usai pimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Penanganan Karantina Kasus Covid-19 Tingkat UPTD Pelaksana Kesehatan (Pelkes), di Ruang Rapat Rafflesia Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis (17/12).

Sementara terkait penanganan Covid-19 pada tahun 2020 di Provinsi Bengkulu telah dilaksanakan secara baik. Berdasarkan hasil audit BPK RI, secara administrasi dan pertanggungjawaban anggaran, pelaksanaan atas penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu tidak ada permasalahan.

Baca Juga  Kasus Dugaan Korupsi Rp 15 Miliar Bank Bengkulu Terus Bergulir

Lanjut Sekda Hamka, rumah sakit darurat tersebut akan ditempatkan di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Bengkulu. Yang nantinya dijadikan sebagai tempat perawatan (isolasi) bagi pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan. Sehingga, pasien yang dinyatakan positif bisa mendapatkan perawatan di Bapelkes secara baik dan penyebaran covid-19 dapat dibendung.

“Yang positif covid-19 akan kita karantina di Bapelkes karena berdasarkan tim kita di lapangan, masyarakat yang telah dinyatakan positif covid masih ada yang tidak melakukan isolasi mandiri secara benar. Jadi bukan kita sengaja membatasi kebebasan mereka, tapi ini untuk kepentingan kesehatan dirinya sendiri dan orang lain,” pungkas Sekda Hamka.

Selain itu rumah sakit darurat ini juga diminta masing-masing pemkab juga melakukan untuk menyiapkannya, terutama bagi kabupaten yang angka positif covod-19 terbilang tinggi dan masuk kategori zona merah.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik
Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka
Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wagub Bengkulu Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko Percepat Dua Proyek Infrastruktur Strategis
Pemprov Bengkulu Hadiri Pengantar Tugas Kakorbinmas Baharkam Polri dan Kapolda Bengkulu
Pemprov Bengkulu Gelar Exit Meeting ITJEN, Fokus Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan
Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:00 WIB

Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:40 WIB

Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka

Senin, 8 Juni 2026 - 16:33 WIB

Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

Senin, 1 Juni 2026 - 11:23 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wagub Bengkulu Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:47 WIB

Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko Percepat Dua Proyek Infrastruktur Strategis

Berita Terbaru