Tingkatkan Keterampilan Sosial, Siswa  SDN 06 Tebat Karai Lakukan Literasi Budaya dan Kewargaan Berbasis Budaya Lokal Tradisi Sekujang 

- Penulis

Jumat, 23 Agustus 2024 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tingkatkan Keterampilan Sosial, Siswa  SDN 06 Tebat Karai Lakukan Literasi Budaya dan Kewargaan Berbasis Budaya Lokal Tradisi Sekujang 

Kepahiang,Beritarafflesia.Com – Tim dosen dari berbagai bidang ilmu yang terdiri dari Yusnia, M.Pd., Septi Johan, S.Si., M.Si., dan Elwan Stiadi, M.Pd. telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan skema Iptek bagi Masyarakat (Ipteks). Kegiatan ini berfokus pada pendampingan penerapan literasi budaya dan kewargaan berbasis budaya lokal tradisi Sekujang untuk mengembangkan keterampilan sosial siswa di SDN 06 Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang.

Mitra utama dalam kegiatan ini adalah SDN 06 Desa Tebat Karai yang terletak di Jalan Lintas Sengkuang, Desa Tapak Gedung, Kelurahan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang. Melalui program ini, tim dosen memberikan pendampingan kepada guru kelas IV dalam mengimplementasikan literasi budaya dan kewargaan yang berakar dari tradisi budaya Sekujang, yang merupakan salah satu warisan budaya lokal setempat.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru dalam menerapkan literasi budaya dan kewargaan dalam pembelajaran yang inovatif di kelas mereka. Dengan pendekatan yang berbasis pada tradisi lokal, diharapkan siswa dapat mengembangkan keterampilan sosial yang lebih baik dan memahami pentingnya budaya serta nilai-nilai kewargaan dalam kehidupan sehari-hari.

Sasaran utama dari program ini adalah guru kelas IV dan siswa SDN 06 Tebat Karai serta siswa dari SDN sekitarnya. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan para guru dapat mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam proses belajar mengajar, sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih kontekstual dan relevan bagi para siswa.

Kegiatan PKM ini tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi para guru, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pelestarian budaya lokal dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kepahiang. Tradisi Sekujang yang diwariskan secara turun-temurun kini mendapatkan tempat yang lebih signifikan dalam dunia pendidikan, memberikan dampak jangka panjang bagi pembentukan karakter siswa.

Dengan semangat pengabdian, tim dosen berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pengembangan literasi budaya dan kewargaan di sekolah-sekolah lainnya, sehingga semakin banyak siswa yang mampu memahami dan mengapresiasi kekayaan budaya lokal sebagai bagian penting dari identitas mereka.Literasi Budaya dan Kewargaan Berbasis Budaya Lokal Tradisi Budaya Sekujang untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa SDN 06 Tebat Karai

Baca Juga  Dinas PUPR Pemerintahan Kepahiang Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Kepahiang,Beritarafflesia.Com – Tim dosen dari berbagai bidang ilmu yang terdiri dari Yusnia, M.Pd., Septi Johan, S.Si., M.Si., dan Elwan Stiadi, M.Pd. telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan skema Iptek bagi Masyarakat (Ipteks). Kegiatan ini berfokus pada pendampingan penerapan literasi budaya dan kewargaan berbasis budaya lokal tradisi Sekujang untuk mengembangkan keterampilan sosial siswa di SDN 06 Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang.

Mitra utama dalam kegiatan ini adalah SDN 06 Desa Tebat Karai yang terletak di Jalan Lintas Sengkuang, Desa Tapak Gedung, Kelurahan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang. Melalui program ini, tim dosen memberikan pendampingan kepada guru kelas IV dalam mengimplementasikan literasi budaya dan kewargaan yang berakar dari tradisi budaya Sekujang, yang merupakan salah satu warisan budaya lokal setempat.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru dalam menerapkan literasi budaya dan kewargaan dalam pembelajaran yang inovatif di kelas mereka. Dengan pendekatan yang berbasis pada tradisi lokal, diharapkan siswa dapat mengembangkan keterampilan sosial yang lebih baik dan memahami pentingnya budaya serta nilai-nilai kewargaan dalam kehidupan sehari-hari.

Sasaran utama dari program ini adalah guru kelas IV dan siswa SDN 06 Tebat Karai serta siswa dari SDN sekitarnya. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan para guru dapat mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam proses belajar mengajar, sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih kontekstual dan relevan bagi para siswa.

Kegiatan PKM ini tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi para guru, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pelestarian budaya lokal dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kepahiang. Tradisi Sekujang yang diwariskan secara turun-temurun kini mendapatkan tempat yang lebih signifikan dalam dunia pendidikan, memberikan dampak jangka panjang bagi pembentukan karakter siswa.

Dengan semangat pengabdian, tim dosen berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pengembangan literasi budaya dan kewargaan di sekolah-sekolah lainnya, sehingga semakin banyak siswa yang mampu memahami dan mengapresiasi kekayaan budaya lokal sebagai bagian penting dari identitas mereka.(Br1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemdes Pagar Gunung Kepahiang Gelar Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026
DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat
KUA-PPAS APBD Kepahiang 2027 Proyeksikan Defisit Netto Hingga Rp75,77 Miliar
Pemdes Bumi Sari Salurkan BLT Dana Desa kepada 18 KPM Tahun Anggaran 2025
Pemdes Sido Makmur Gelar Musyawarah Pra-Pelaksana Kegiatan Desa TA 2026
Data Akurat untuk Pembangunan, Bupati Kepahiang Resmi Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026
Satlantas Polres Kepahiang Laksanakan Pengaturan dan Pengamanan Pemulangan Jamaah Haji Tahun 2026
Patroli Blue Light Satlantas Polres Kepahiang, Polisi Hadir Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas di Malam Hari
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:13 WIB

Pemdes Pagar Gunung Kepahiang Gelar Monitoring dan Evaluasi Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:28 WIB

DPRD Kepahiang Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Tekankan Anggaran Efektif dan Berpihak kepada Masyarakat

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:57 WIB

KUA-PPAS APBD Kepahiang 2027 Proyeksikan Defisit Netto Hingga Rp75,77 Miliar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:03 WIB

Pemdes Bumi Sari Salurkan BLT Dana Desa kepada 18 KPM Tahun Anggaran 2025

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:37 WIB

Pemdes Sido Makmur Gelar Musyawarah Pra-Pelaksana Kegiatan Desa TA 2026

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Kunjungi RSUD M. Yunus, Gubernur Helmi Hasan Beri Semangat Pada Pasien

Selasa, 21 Jul 2026 - 10:11 WIB