Turunkan Alat Berat, Respon Cepat Gubernur Rohidin Tanggapi Longsor Jalur Lintas Lebong-Rejang Lebong

- Penulis

Senin, 22 Januari 2024 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Musibah bencana tanah longsor kembali terjadi di Provinsi Bengkulu di jalur lintas Rejang Lebong-Lebong tepatnya di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong pada Minggu (21/1/2024).

Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi pàda Sabtu (20/1/2024).

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Rohidin Mersyah mengatakan, saat ini PUPR Bengkulu sedang menurunkan alat berat ke lokasi dengan bekerja sama dengan BPBD setèmpat.

“Sekarang terjadi longsor di jalan lintas Rejang Lebong – Lebong yang menutupi badan jalan volume cukup besar sekarang. Dinas PUPR Bengkulu sudah menurunkan alat berat bekerja sama dengan BPBD setempat dan PUPR Rejang Lebong – Lebong dan BPBD setempat,” jelas gubernur.

Gerak cepat Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menanggulangi musibah ini yaitu dengan menurunkan alat berat di lokasi musibah tanah longsor guna untuk membuka arus lalu lintas sementara.

Lebih jauh, gubernur juga mengucapkan teŕima kasih atas dukunģan penuh dari TNI/POLRI berkolaborasi ikut membantu musibah tanah longsor.

Baca Juga  Tanggung Jawab Bersama Bengkitkan Nilai Luhur Pancasila bagi Generasi Penerus Bangsa

“Tentu mendapatkan dukungan penuh dari TNI/POLRI, untuk itu saya menyampaikan ucapàn terima kasih dan kita terus kolaborasi mengambil sikap dengan capat agar kejadian bencana dapat diatasi secara bersama sama. Terkhusus kepada pengguna jalan tetap berhati-hati melakukan upaya mitigasi,” tambah gubernur.

Di sisi lain, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso mengatakan bahwa arus lalu lintas kendaraan saat ini sudah bisa dilalui sementara dengan menerapkan sistem buka tutup.

“Untuk saat ini kendaraan bisa melalui dengan sistem buka tutup,
rencana mulai besok akan ditangani selama perkiraan 4 sampai 5 hari selesai,” kata Tejo melalui WA.

Sementara itu kalak BPBD Lebong Tantomi berharap musibah longsor di Rimbo Pengadang ini agar segera diatasi sehingga jalur lintas Lebong – Rejang Lebong bisa normal kembali.

“Ini jalan satu satunya untuk logistik, kalu ini longsor itu akan lumpuh (arus lalu lintas) ke Lebong. Ini mudah-mudahan kita harap segera di perbaiki dan ditangani,” tutup Tantomi. (BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:46 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIB

Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Berita Terbaru