Wajib Apel Pagi – Sore, Pj Walikota : Itu Indikator Penilaian Kinerja ASN

Wajib Apel Pagi – Sore, Pj Walikota : Itu Indikator Penilaian Kinerja ASN

Bengkulu,Beritarafflesia.Com– Rabu (12/6/2024), Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu Arif Gunadi memimpin apel gabungan bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu di kantor Walikota, Bentiring.

Pada kesempatan ini, Pj Walikota kembali menekankan kedisiplinan kepada seluruh jajaran Pemkot Bengkulu.

Menurut Arif, kedisiplinan merupakan modal utama yang harus dimiliki seluruh jajaran Pemkot.

Wajib Apel Pagi – Sore, Pj Walikota : Itu Indikator Penilaian Kinerja ASN

Adapun kedisiplinan yang dimaksud ialah apel pagi dan sore dimasing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Melalui apel, para pimpinan OPD dan kasubbag kepegawaian dapat melihat tingkatan disiplin para pegawainya, terkhusus ASN.

“Ini kewajiban ASN. Indikator penilaian kinerja ASN dimulai dari apel pagi dan ditutup dengan apel sore. Jika ada yang tidak apel tolong tanyakan dan ditindaklanjuti,” jelas Arif.

Untuk ke depannya, Arif berharap kedisiplinan seluruh jajaran Pemkot meningkat dan kinerja kian terukur.

“Kita ingin para ASN, PTT terus semangat. Hal itu diawali dengan apel pagi,” tuturnya.

Wajib Apel Pagi – Sore, Pj Walikota : Itu Indikator Penilaian Kinerja ASN

Sementara itu, dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara, Arif mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) harus profesional, disiplin dan loyalitas. Selain itu, ASN juga diminta untuk bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) di unit kerja maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.

“Bekerjalah sesuai tupoksi masing-masing. Kepala OPD kita minta membagi kerja perbidang agar kinerja OPD berjalan baik dan terukur,” tambahnya.

Intinya, Pj Walikota ingin ASN yang datang ke kantor ada tujuan, bukan hanya duduk, kemudian sore pulang. Harus ada yang dikerjakan dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Ada tujuan dan ada tugas yang jelas.

Karena itu, Arif kembali mengingatkan, bekerja sebagai ASN adalah mengemban tugas penting yang merupakan kepercayaan dari masyarakat.

Sebagai penutup, Arif ingin seluruh jajaran Pemkot Bengkulu turut menggaungkan dan menyukseskan program pro rakyat agar Kota Bengkulu religius dan bahagia terwujud, sehingga masyarakat merasakan hadirnya pemerintah dan tentunya makin bahagia. (Br1)