Wawali Dedy Wahyudi, Zona Kuning dan Hijau Boleh Menggelar Salat Idul Fitri

- Penulis

Senin, 10 Mei 2021 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi

 

Kota Bengkulu.Beritarafflesia.com – Hasil rapat satuan tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bengkulu dan hasil hitungan terbaru dari BPBD menyatakan bahwa Kota Bengkulu tidak lagi termasuk dalam zona merah dan dinyatakan zona kuning dari berbagai indikator yang telah ditetakan.

Maka dari itu, seusai dengan surat dari Menteri Agama RI tertanggal 6 Mei 2021 bahwa wilayah zona kuning dan hijau diperbolehkan menggelar salat idul fitri, Senin (10/5/2021).

Pemerintah Kota (Pemkot) menyatakan kepada masyarakat bahwa di Kota Bengkulu boleh menggelar salat idul fitri berjama’ah di masjid ataupun di lapangan dengan menerapkan prokes.

Ada beberapa indikator utama yang menjadi pertimbangan dalam mengambil keputusan inu diantaranya ialah tingkat kesembuhan, hunian rumah sakit, tingkat kematian dan terpapar Covid-19 serta beberapa indikator lainnya.

“Alhamdulillah tingkat kesembuhan kita (Kota Bengkulu meningkat, yang terpapar covid juga turun. Selain itu, angka kematian juga menurun, seperti yang di RSHD, awalnya 34 bed pasien sekarang hanya 17 bed dan nanti juga akan ada yang keluar lagi,” jelas Wakil Walikota Dedy Wahyudi.

Baca Juga  Walikota Helmi Hasan Sampaikan Pesan Kepada Satpol PP Agar Bersikap Humanis Saat Patroli Terkait Covid

Dedy juga menekankan bahwa seluruh Kecamatan di Kota Bengkulu statusnya zona kuning

“Berdasarkan surat dari Menteri Agama RI, zona kuning dan hijau diperbolehkan salat idulfitri berjamaah baik di masjid maupun di lapangan, tetapi harus menerapkan prokes. Jangan lupa gunakan masker, jaga jarak, usahakan ada tempat cuci tangan dan handsanitizer di pintu masuk,” tambahnya.

Selain itu, Dedy nantinya akan mengimbau Lurah dan RT agar warganya terus mengingatkan penerapan prokes.

“Penerapan prokes paling utama terutama mengenakan masker. Jadi, apabila ada yang tidak menggunakan masker, pihak pengurus masjid harus menyediakannya, intinya jangan lalai dengan prokes,” pungkasnya.

Senada dengan Wawali, Dandim 0407 Bengkulu Kolonel Inf Uchi Cambayong mengungkapkan bahwa Kota Bengkulu saat ini berada di resiko rendah terpapar Covid-19 (Zona kuning).

“Dari berbagai indikator, Kota Bengkulu masuk ke dalam zona kuning. Dan data terbaru ini harus dilaporkan ke Pemprov agar mereka mengupdate data terbaru”. Tutupnya. (Joe)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:42 WIB

Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha

Berita Terbaru