3 Tahun Berturut-Turut,Bengkulu Selatan Raih Opini WTP dari BPK RI 3

Bengkulu Selatan128 Dilihat

3 Tahun Berturut-Turut,Bengkulu Selatan Raih Opini WTP dari BPK RI 3

Bengkulu Selatan, Beritarafflesia.Com– Masa kepemimpinan Bupati BS Gusnan Mulyadi, SE, MM dan Wabup H. Rifa’i Tajuddin, S.Sos (Gusnan-Rifai), tetap mampu mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Hal ini,merupakan kebanggan kita semua untuk masyarakat Bengkulu Selatan,serta Kepatuhan.

Seluruh OPD dalam menjalankan amanah terkait pengelolaan keuangan daerah serta aset – aset yang dimiliki yang mana  atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten BS Tahun Anggaran 2021 lalu. Kedua, opini WTP untuk LKPD tahun 2022.

Baca Juga  Kades Keban Agung I Bantah Lakukan Kekerasan Terhadap Wartawan di Kantor Inspektorat

“Terbaru, Kabupaten BS kembali menerima Opini WTP dari BPK RI untuk LKPD Tahun anggaran 2023, Ya syukur alhamdulillah memang kita dapat meraih WTP  3 tahun berturut-turut untuk Bengkulu Selatan hal ini termasuk yang sangat baik luar biasa, karena selama ini untuk tiga kali berturut – turut sampai  mendapatkan tiga kali berturut-turut baru saat ini,”papar Gusnan usai dari aula BPK perwakilan Bengkulu Senin(20/05/2024).

Baca Juga  Kades Keban Agung I Bantah Lakukan Kekerasan Terhadap Wartawan di Kantor Inspektorat

Lanjut  Gusnan, keberhasilan Kabupaten BS menerima Opini WTP selama tiga tahun berturut-turut merupakan suatu hal yang sangat luar biasa. Hal ini kerja sama kita semua untuk menjadikan BS semakin maju.

Selama ini Kabupaten BS baru di masa kepemimpinan kali ini mampu menerima Opini WTP sekaligus selama tiga tahun berturut-turut. Semoga ini menjadi motivasi untuk stakeholder agar mampu mempertahankannya

Baca Juga  Kades Keban Agung I Bantah Lakukan Kekerasan Terhadap Wartawan di Kantor Inspektorat

“Untuk mendapatkan opini WTP dari BKP RI tersebut bukan perkara mudah. Ada beberapa hal yang harus terus kita lakukan agar dapat terus mempertahankan opini WTP tersebut.Seperti salah satunya yang wajib dilakukan yakni, perbaikan dalam pengelolaan keuangan setiap tahunnya dalam konteks wajar,”pungkas Gusnan.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan