Berikut  Tantangan Dalam Membangun Literasi Media Digital Saat ini

- Penulis

Minggu, 17 Desember 2023 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Jurnalis Tempo, Pesi menuturkan bahwa saat ini Literasi media digital sangat diperlukan dalam perkembangan zaman terkhusus anak muda atau generasi z. Hal tersebut dikarenakan Literasi Digital dapat membantu generasi muda mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia digital.

Selain itu generasi muda dapat belajar mengenai keamanan online, privasi data dan etika yang ada dalam dunia digital.

“Juga nantinya mereka dapat belajar tentang penggunaan teknologi dan media secara produktif serta bertanggung jawab. Sehingga generasi muda perlu mengembangkan keterampilan digital untuk sukses di masa depan,” kata Pesi ketika menyampaikan materi di Workshop “Literasi Media Digital” Sabtu (16/12/23) siang.

Namun untuk menuju hal tersebut banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari keterbatasan akses menuju teknologi. Hal tersebut terlihat bagaimana tidak semua orang dapat memiliki permodalan dalam perangkat digital maupun internet.

Ditambah kurangnya konektivitas di daerah pedesaan dan terpencil, untuk mengakses internet. Tidak meratanya fasilitas tersebut menjadi salah satu tantangan bagi masyarakat maupun generasi muda untuk mencapai Literasi Digital.

Baca Juga  Penguatan SDM Pustaka, DPK Provinsi Gelar Bimtek Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi

Tidak hanya itu kurangnya pemahaman tentang resiko dan etika digital, juga merupakan tantangan menuju literasi. Dimana masyarakat masih kurang menyadari mengenai privasi dan keamanan digital. Bahkan lebih condong menunjukkan hal-hal yang bersifat pribadi.

Masyarakat juga masih kurang dalam memahami pentingnya penggunaan media sosial yang bertanggung jawab. Sehingga para pengguna media sosial tidak bijak dan cakap dalam berkomentar maupun bertindak.

“Ditambahkan lagi kurangnya pelatihan dan pendidikan tang memasak tentang literasi digital terhadap generasi muda. Serta kurikulum di dunia pendidikan belum memasukkan literasi digital sebagai bagian penting,” lanjutnya.

Sehingga kecakapan dalam bermedia sosial sangatlah dibutuhkan sebagai keterampilan menuju Literasi Media Digital di zaman ini.

“Cakap bermedia digital merupakan kemampuan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan bijak melalui dunia digital. Sehingga ini mencakup keterampilan  dalam menggunakan media sosial, berbagi informasi dan berpartisipasi dalam diskusi online,” demikian Pesi.(BR1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan
Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah
Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust
Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen
Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu
Gubernur Helmi Pastikan Kuota BBM Subsidi Bengkulu Aman, Soroti Kekurangan SPBU
Empat Warga Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Akhirnya Pulang, Sujud Syukur di Bandara Fatmawati
Pemprov Bengkulu Dorong Semangat Nasionalisme Lewat Seminar dan Peluncuran Buku Karya Helmi Hasan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:46 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust Lewat Latihan Gabungan

Senin, 13 April 2026 - 16:27 WIB

Peluncuran MTQ XXXVII Bengkulu 2026 Resmi Digelar, Kabupaten Seluma Siap Jadi Tuan Rumah

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIB

Rakor Pemprov dan TNI, Bengkulu Siap Antisipasi Bencana Megathrust

Senin, 30 Maret 2026 - 14:58 WIB

Pemprov Bengkulu Ungkap Capaian 2025, Ekonomi Tumbuh 4,80 Persen

Senin, 9 Maret 2026 - 16:15 WIB

Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu

Berita Terbaru