Pemkot Imbau Masyarakat Lebaran Makin Dekat, Peredaran Uang Palsu Kian Merapat

- Penulis

Kamis, 28 Maret 2024 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Imbau Masyarakat Lebaran Makin Dekat, Peredaran Uang Palsu Kian Merapat

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Menjelang Lebaran Idul Fitri yang lazimnya diiringi dengan melonjaknya transaksi barang-barang konsumen. Tentunya hal ini menjadi peluang bagi sindikat pemalsu mata uang untuk mengedarkan barangnya.

Untuk itu, warga Kota Bengkulu diminta untuk lebih berhati-hati, lantaran sejumlah kriminalitas meningkat salah satunya adalah peredaran uang palsu.

Pj Walikota Bengkulu melalui Asisten I Eko Agusrianto, Kamis (28/3/2024), mengatakan peredaran uang palsu dapat merugikan dan mengganggu stabilitas ekonomi. Maka dari itu, masyarakat supaya lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi selama bulan Ramadhan.

“Ketika Ramadhan pastinya transaksi keuangan meningkat, ini biasanya dimanfaatkan oknum-oknum tidak bertanggung jawab mengedarkan uang palsu, sehingga perlu diwaspadai,” ujarnya.

Eko menambahkan, terlebih lagi ketika menjelang lebaran nantinya pasti akan marak jasa penukaran uang, sehingga kewaspadaan agar lebih ditingkatkan.

“Masyarakat diminta untuk mewaspadai peredaran uang palsu saat melakukan transaksi ataupun penukaran uang rupiah pecahan kecil. Kita menyarankan penukaran uang dilakukan di tempat resmi, seperti di unit atau cabang perbankan dan kas keliling Bank Indonesia,” ujar Eko.

Kemudian, Eko juga mengingatkan saat menerima uang, hindari untuk terburu-buru dalam menerima atau memberikan kembalian. “Luangkan waktu untuk memeriksa uang dengan seksama sebelum melakukan transaksi,” pesannya.

Pada intinya, masyarakat perlu jeli dan harus berhati-hati. Karena itu lakukan pengecekan dan kenali keaslian setiap jenis mata uang kartal terutama uang kertas. (MCKB)

Berikut ciri-ciri uang palsu agar masyarakat bisa menghindarinya

Ciri-Ciri Uang Palsu

  1. Tampilan

Salah satu ciri utama uang palsu adalah kualitas cetakan yang buruk. Biasanya, uang palsu memiliki detail cetakan yang tidak tajam, warna yang pudar, dan tekstur kertas yang berbeda dari uang asli. Bagian-bagian seperti gambar wajah, angka, dan tulisan mungkin terlihat kabur atau tidak jelas.

  1. Kertas yang Berbeda
Baca Juga  Dugaan Suap di Lingkungan Dispendik Kota Bengkulu, Kepsek Baru SDN 01 Kota di Demo Wali Murid

Uang kertas rupiah terbuat dari kertas khusus yang berbahan serat kapas yang sulit dipalsukan. Sedangkan uang palsu sering kali menggunakan bahan yang lebih murah dan tidak sebagus kertas yang digunakan untuk uang asli. Kertas uang palsu juga cenderung terasa lebih tipis atau lebih tebal dari kertas asli.

  1. Benang Pengaman

Salah satu ciri uang asli adalah adanya benang pengaman yang tertanam pada uang kertas rupiah pecahan Rp100.000, Rp50.000, dan Rp20.000.

Khusus untuk pecahan Rp100.000 dan Rp50.000 akan berubah warna bila dilihat dari sudut pandang tertentu. Namun, uang palsu tidak memilikinya.

  1. Watermark atau Tanda Air

Ciri-ciri uang palsu selanjutnya bisa dilihat dari watermark atau tanda air. Uang asli memiliki watermark berupa logo BI.

Apabila logo tersebut diterawang ke arah cahaya, maka di bagian dalamnya terdapat ornamen tertentu. Sementara itu uang palsu mungkin saja memiliki watermark. Namun apabila diterawang, ornamennya tidak ada.

  1. Tinta Berubah Warna

Uang palsu tidak memiliki logo Bank Indonesia yang bisa berubah warna jika dilihat dari sudut pandang berbeda.

Padahal logo Bank Indonesia di uang asli pecahan Rp100.000 dan Rp50.000 akan berubah warna dari merah keemasan ke warna hijau, sedangkan untuk pecahan Rp20.000 dari hijau ke ungu.

  1. Ukuran dan Berat

Uang asli memiliki ukuran dan berat yang telah ditentukan secara ketat sesuai dengan standar Bank Indonesia. Sedangkan uang palsu mungkin memiliki ukuran atau berat yang tidak sesuai dengan uang asli.

Cara Agar Terhindar dari Uang Palsu

Setelah mengetahui ciri-ciri uang palsu, masyarakat juga perlu mengetahui cara agar terhindar dari menerima uang palsu.

Salah satu cara yang paling tepat adalah meneliti uang yang diterima dengan cara 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang). Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu
Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat
Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng
Pemkot Bengkulu Tegaskan Aksi Buang Sampah di Kantor Wali Kota dan DPRD Langgar Hukum
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:34 WIB

Respons Cepat Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Penembakan di Dekai, Dua Warga Sipil Terluka dan Pelaku Diburu

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:32 WIB

HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat

Berita Terbaru