TPID Sediakan Bawang Merah Murah di Toko Pangan “Ado Galo”

- Penulis

Kamis, 2 Mei 2024 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPID Sediakan Bawang Merah Murah di Toko Pangan “Ado Galo”

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Menyiasati naiknya harga bawang merah di pasaran. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bengkulu mendatangkan bawang merah dari kabupaten tetangga dan dijual dengan harga terjangkau di toko pangan ‘Ado Galo’ Pasar Minggu.

Selain itu, TPID juga menjual bawang merah di berbagai kecamatan sesuai jadwal yang telah ditentukan dari pihak kecamatan. Jadi masyarakat tak perlu risau karena pemerintah hadir memberi solusi di tengah naiknya harga bawang merah.

Berdasarkan info terbaru harga bawang merah tinggi karena stok berkurang akibat cuaca ekstrem di wilayah penghasil bawang. Di Lampung, harga bawang merah melonjak menjadi Rp70 ribu/kg.

“Di toko pangan ado galo kita sediakan bawang merah dengan harga Rp55 ribu/kg, ini cukup terjangkau. Selain itu, kita juga mendatangi berbagai kecamatan dan menjualnya disana, ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar,” jelas Kabag Ekonomi Setda Kota Bengkulu Dadi Hartono, Kamis (2/4/2024).

Baca Juga  Serap Aspirasi, Teuku Zulkarnain Targetkan Selesai Di 2023 Semua Usulan

Dijelaskan kembali oleh Dadi, toko pangan ‘Ado Galo’ ini merupakan hasil kolaborasi Pemkot Bengkulu dengan Bank Indonesia, Bulog, Bank Bengkulu, dan Baznas.

Toko pangan ‘Ado Galo’ ini dibuka untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kota Bengkulu sekaligus sebagai salah satu upaya dari pemerintah dalam menekan inflasi di Kota Bengkulu.

Selain itu, toko pangan ‘Ado Galo’ juga didirikan tidak hanya sebagai solusi terhadap tantangan pengendalian inflasi, namun juga untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Kota Bengkulu. Hal ini melalui beberapa kegiatan seperti, literasi keuangan, layanan kesehatan, dan program sosial.

“Pada intinya, kita (TPID) melakukan aksi nyata di lapangan untuk mengendalikan inflasi. Mulai dari operasi pasar, memantau harga pangan dan hal lainnya,” jelasnya.

Kemudian, dirinya mengimbau agar masyarakat tak ‘panic buying’. Masyarakat diminta membeli bahan pokok sesuai kebutuhan dan tidak menimbunnya. Sebab, pemerintah akan menjamin ketersediaan bahan pokok untuk masyarakat.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru

Bengkulu

Gubernur Helmi Hasan Luncurkan Retreat Merah Putih Keluarga

Minggu, 4 Okt 2026 - 22:57 WIB