BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Gelar Forum Koordinasi Pelaksanaan PESIAR di Kabupaten Kaur

- Penulis

Sabtu, 20 Juli 2024 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Gelar Forum Koordinasi Pelaksanaan PESIAR di Kabupaten Kaur

BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Gelar Forum Koordinasi Pelaksanaan PESIAR di Kabupaten Kaur

Bengkulu, Beritarafflesia.com.-BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu menggelar Forum Koordinasi, Monitoring dan Evaluasi Implementasi Pelaksanaan Petakan, Sisir, Advokasi dan Registrasi (PESIAR) Tingkat Kabupaten Kaur Tahun 2024.

Acara ini digelar  di ruang kerja Bupati Kaur, Kamis, 18 Juli 2024.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Kaur H. Lismidianto, SH, MH, didampingi Sekda Dr. Drs. Ersan Syahfiri, MM, Kepala BPJS Cabang Bengkulu H Mahyuddin, SE, AAAK, Asisten 1 Drs Sinaruddin, Kepala OPD, Kepala BPJS Cabang Kaur Ahmad Fauzi Nugraha, S. Farm.,MM.,AAAK, Perwakilan APDESI dan Agen Pesiar dari Lima desa Pilot Project.     

Bupati Kaur dalam arahannya mengatakan, bulan Maret 2023 tahun lalu, Kabupaten Kaur mendapatkan penghargaan UHC award yang diterima dari Wakil Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri karena telah mencapai lebih dari 954 penduduk Kabupaten Kaur sudah terdaftar program JKN.

“Pekerjaan rumah selanjutnya adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sesuai dengan misi nomor 5. Kaur Berseri. Yaitu, meningkatkan pelayanan kesehatan yang efektif, efisien, terjangkau, dan holistik,”ujarnya.

Ia menuturkan, sampai dengan bulan Juli 2024, cakupan peserta JKN di Kabupaten Kaur sudah mencapai 10.046 dari total penduduk. Akan tetapi kenyataannya di lapangan, masih ada ditemukan warga-warga yang melapor belum memiliki BPJS. Ini berarti distribusi warga yang sudah dan belum punya jaminan kesehatan belum merata di masing- masing desanya. 

“Terkait dengan pendataan ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dilakukan dengan sinergi antara pemerintahan desa juga OPD terkait, warga yang meninggal, yang pindah alamat ke luar Kaur, warga pendatang baru. Itu semua harus terdata dengan baik. Tolong bantuan kepala desa untuk menyisir dan mendata warga di desa masing-masing,” ucapnya. 

Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk menjadikan jaminan kesehatan di Kabupaten Kaur  menjadi salah satu prioritas pembangunan SDM yang unggul.

Karena sejatinya, iuran yang pemerintah daerah salurkan ke BPJS Kesehatan, dikembalikan lagi ke Pemerintah Daerah melalui pembayaran klaim rumah sakit dan kapitasi di puskesmas.

Baca Juga  Polres Kaur Bantu Pencarian Warga Yang Tenggelam

“Kedepan, tidak ada lagi warga masyarakat Kaur yang terkendala berobat karena belum memiliki jaminan kesehatan. Data dengan rinci setiap warga yang membutuhkan. Laporkan melalui dinas terkait ke BPJS Kesehatan, sehingga bisa langsung aktif,” sampainya.

Disampaikannya, kepada pihak BPJS Kesehatan untuk selalu mengingatkan Pemda Kaur jika ada pembayaran iuran BPJS kesehatan yang belum terselesaikan, dan akan diprioritaskan sesuai dengan kemampuan finansial Pemerintah Daerah. 

“Kepada kepala OPD agar secara bersama-sama mengingatkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk memastikan dirinya beserta keluarganya terdaftar program jaminan kesehatan serta membayar iuran tepat waktu,” pesannya.

Kepala BPJS Cabang Bengkulu, H Mahyuddin, SE, AAAK menyampaikan ucapan terima kasih serta memberikan apresiasi kepada Pemkab Kaur yang telah memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan program JKN 

“Untuk pertemuan dengan Bupati Kaur adalah untuk berkoordinasi terkait Program PESIAR (Petakan, Sisir, Advokasi, Registrasi) yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan,”ungkapnya. 

Sangat pentingnya Program PESIAR di Kabupaten Kaur ini dikarenakan hingga Juli 2024 jumlah masyarakat yang menjadi peserta BPJS mencapai angka diatas 98 persen dari jumlah penduduk. Kita juga ingin memastikan bahwa jumlah kepesertaan di angka 98 persen tersebut sudah merata hingga ke tingkat Desa-Desa. Karena yang ada saat ini masih angka umum. 

“Program PESIAR ini cakupan kepesertaan BPJS di angka 98 persen tersebut bukan hanya tingkat kabupaten, namun juga bisa merata sampai ke tingkat desa di Kabupaten Kaur. Kita sudah menunjuk lima desa sebagai pilot project desa di empat kecamatan. Yaitu Desa Padang Petron, Desa Sinar Pagi, Desa Ulak Bandung, Desa Tanjung Baru, Desa Tebing Rambutan,”terangnya.

“Lima desa pilot project ini yang tadi kita evaluasi bersama pihak pemda, kita mohon dukungan dari pemdes, pemda agar program ini bisa berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (BR)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Polsek Nasal Hadiri Pelepasan Siswa TK Negeri Pembina Nasal
Penebalan Pengamanan Obyek Wisata, Personel Polres Kaur Siaga di Jembatan Padang Guci
Ketua DPD APPI Kaur Angkat Bicara Soal Kesalahan Penulisan Nama Desa oleh Oknum Wartawan
Kemenag Kabupaten Kaur Tetapkan Qimad Zakat Fitrah 1446H
Trobosan Helmi-Mian Siap Bangun Bengkulu Wajah Baru, dan Bantuan Ambulan Perdesa
Warga Kaur Siap Perjuangkan Hak Anak Yatim Bersama Paslon Helmi-Mian
Rapat Paripurna DPRD Kaur, Bahas Usulan Calon Pimpinan Definitif Periode 2024-2029
Terdakwa Kasus Perampokan dan Pemerkosaan 6 Tahun Jadi DPO Dibekuk Tim Kejari Kaur
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:47 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Nasal Hadiri Pelepasan Siswa TK Negeri Pembina Nasal

Senin, 23 Maret 2026 - 12:43 WIB

Penebalan Pengamanan Obyek Wisata, Personel Polres Kaur Siaga di Jembatan Padang Guci

Jumat, 14 November 2025 - 13:34 WIB

Ketua DPD APPI Kaur Angkat Bicara Soal Kesalahan Penulisan Nama Desa oleh Oknum Wartawan

Senin, 3 Maret 2025 - 09:44 WIB

Kemenag Kabupaten Kaur Tetapkan Qimad Zakat Fitrah 1446H

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 12:17 WIB

Trobosan Helmi-Mian Siap Bangun Bengkulu Wajah Baru, dan Bantuan Ambulan Perdesa

Berita Terbaru