Bengkulu, Beritarafflesia.com.-Bripda Sony Bintang Al Falah, anggota Satreskrim Polres Seluma Polda Bengkulu yang gugur saat hendak melakukan penangkapan terhadap pelaku tak terduga berbau berat, dikenal sebagai sosok yang baik, ceria dan ramah.
Almarhum diketahui pernah menempuh pendidikan di SMAN 7 Kota Bengkulu dan lulus tahun 2019.
Almarhum juga pernah mengikuti perkuliahan di Universitas Bengkulu jurusan hukum, namun terhenti karena mengikuti seleksi Bintara Polri pada tahun 2021.
Salah seorang warga yang merupakan tetangga orang tua korban di Jalan Flamboyan Kelurahan Kebun Kenanga Kota Bengkulu mengungkapkan, beberapa waktu lalu almarhum sempat pulang ke rumah menjenguk keluarganya.
“Saya sempat menemui almarhum beberapa waktu lalu. Saat itu, almarhum pulang ke rumah,” ungkapnya.
Sementara itu, rekan almarhum yang merupakan teman sekolah mengatakan, dirinya mendapat kabar pada Jumat malam bahwa kematian gugur dalam tugas.
“Almarhum orangnya baik dan ramah, memang tadi malam saya dapat kabar dia meninggal dunia karena menjalankan tugas,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Bripda Sony Bintang Alfala, anggota Satreskrim Polres Seluma Polda Bengkulu, gugur saat hendak melakukan olah TKP dalam menyebarkan perkara berbaur berat di kawasan Perkebunan Gena Kayu Agho Kelurahan Puguk Kecamatan Seluma Utara Kabupaten Seluma, Jumat (2/8/2024).
Kapolres Seluma Polda Bengkulu AKBP Arif Eko Prasetyo, melalui Kasi Humas Iptu Andi Wirawan mengatakan, kronologis gugurnya anggota tersebut bermula pada Jumat siang sekira pukul 14.00 WIB, personel Satreskrim Polres Seluma bersama Unit Reskrim Polsek Seluma Timur menuju lokasi untuk melakukan olah TKP di kawasan perkebunan kopi Gena Kayu Agho Kelurahan Puguk Kecamatan Seluma Utara.
Pada kira-kira pukul 15.00 WIB, rombongan tiba di simpang jalan arah lokasi untuk memarkirkan kendaraan karena menuju lokasi hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki kurang lebih dengan jarak 5 KM.
Sesampainya di lokasi, petugas menemukan pelaku tak terduga ketiga yaitu Ardan (31), Jeki (18) dan Reki warga Kelurahan Bungas Mas Kecamatan Seluma Timur Kabupaten Seluma. Namun saat hendak dilakukan penangkapan, pelaku tak terduga ketiga melakukan penyerangan terhadap petugas dengan menggunakan senjata jenis tajam parang. Akibatnya, 2 personel kami yaitu Bripda Sony Bintang Al Falah dan Ipda Bambang Eliadi mengalami luka bacok,” terang Kasi Humas.
Terhadap kedua pelaku tak terduga, petugas melumpuhkan dengan tindakan tegas terukur yang menyebabkan 2 pelaku tak terduga meninggal dunia. Sedangkan tak terduga pelaku Jeki berhasil kabur dan saat ini pencarian masih dilakukan.
Sementara itu, 2 personel Polri segera dievakuasi ke rumah sakit, namun pada pukul 19.30 WIB, Bripda Sony Bintang Alfalah dinyatakan meninggal dunia, sedangkan Ipda Bambang Eliadi saat ini masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara.
Jenazah Bripda Sony Bintang Alfalah saat ini sudah dibawa ke Kota Bengkulu dan akan dimakamkan secara kedinasan, terangnya lagi.
Untuk diketahui, Bripda Sony mengalami luka bacok pada pergelangan tangan kiri, jari tangan kanan, kepala, kaki sebelah kanan dan kiri. Sedangkan Ipda Bambang Eliadi mengalami luka bacok di tangan kiri.
Kasi Humas menambahkan, penangkapan terhadap tiga pelaku tak terduga tersebut berdasarkan kejadian pada Kamis 1 Agustus 2024 terkait tindak pidana kejahatan berat terhadap 2 warga yang mengalami luka berat akibat bacokan yang dilakukan pelaku tak terduga ketiga.
Korban kedua yang mengalami luka berat adalah Mulyadi (53) warga Kelurahan Sembayat dan Endy (25) warga Bunga Mas. Permasalahan tersebut dipicu soal penetapan batas tanah kebun antara korban dan pelaku tak terduga. (BR)












