Bengkulu, Beritarafflesia.com.- Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek rekonstruksi Jalan Padang Betuah–Perbo, Kamis (30/4/2026). Proyek infrastruktur dengan nilai anggaran mencapai Rp51 miliar tersebut menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kualitas pembangunan, efektivitas pengawasan, dan keterbukaan pelaksanaannya.
Sidak dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap realisasi proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Bengkulu. Dalam peninjauan lapangan, anggota dewan menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari belum optimalnya respons terhadap keluhan masyarakat hingga perlunya penguatan komunikasi antara pelaksana proyek dan pihak legislatif.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto, menyampaikan bahwa secara administratif pelaksanaan proyek telah berjalan sesuai prosedur. Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu dievaluasi agar hasil pembangunan benar-benar sesuai harapan masyarakat.
“Secara administrasi sudah berjalan sesuai prosedur, namun tetap ada beberapa hal yang perlu dievaluasi agar kualitas pembangunan benar-benar maksimal dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat keterlibatan Komisi III dalam mengawal pelaksanaan program-program strategis yang dibiayai APBD, khususnya di sektor infrastruktur. Menurutnya, besarnya alokasi anggaran infrastruktur tidak boleh mengurangi perhatian pemerintah terhadap sektor penting lainnya seperti pendidikan dan pembangunan jalan usaha tani.
Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Darmawansyah, menyoroti adanya kecenderungan dominasi kelompok kontraktor tertentu dalam pelaksanaan proyek konstruksi di daerah.
Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar proses pembangunan berjalan secara sehat, transparan, dan memberikan kesempatan yang adil bagi pelaku usaha konstruksi lainnya.
Melalui sidak ini, Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu berharap pelaksanaan proyek rekonstruksi Jalan Padang Betuah–Perbo dapat berjalan sesuai spesifikasi, tepat waktu, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (BR/adv)













