Kita Semua Harus Bersinergi Agar Covid-19 Segera Berakhir

- Penulis

Jumat, 13 November 2020 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Pandemi memaksa kita untuk waspada dan menjaga imunitas serta higienitas. Namun kita tak perlu jadi paranoid dan takut tertular corona. Virus covid-19 bisa dilawan asalkan semua pihak mulai dari masyarakat, tim satgas, pemerintah, hingga tenaga medis bekerja sama.

Selama 7 bulan ini kita dalam masa pandemi dan sudah mulai terseok-seok karena gempuran corona. Kadang bertanya-tanya kapan cobaan ini akan berakhir? Kita tentu berharap agar semua pasien covid-19 sembuh dan tidak ada lagi yang tertular. Namun doa dan harapan tentu harus diimbangi dengan usaha untuk mendukung program pemerintah.

Dokter Reisa Broto Asmoro menyatakan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Karena pemerintah yang dibantu oleh tim satgas penanganan covid tidak bisa bekerja sendiri, jika tidak ada dukungan dari masyarakat. Dalam artian, jangan jadi orang yang egois, ingin bebas corona tapi malas melakukan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan terus dikampanyekan ke seluruh lapisan masyarakat, melalui SMS, iklan, maupun postingan di media sosial. Mengapa gerakan 3M (mencuci tangan, mengenakan masker, dan menjaga jarak) terus didengungkan? Karena kenyataannya masih ada saja yang nakal dan malas pakai masker, serta hanya mengandalkan face shield.

Memakai face shield memang praktis tapi tak bisa menahan laju virus covid-19. Karena menurut penelitian WHO, corona bisa menular lewat udara, jadi harus pakai masker. Masyarakat perlu diajak untuk mematuhi protokol kesehatan dan memakai masker standar (medis atau kain), bukan yang model scuba atau buff, karena tak efektif dalam menahan laju droplet.

Penggunaan masker juga wajib diluruskan, jangan hanya digunakan saat perjalanan jauh. Walau Anda hanya belanja ke warung tetangga, wajib pakai masker, karena kita tak tahu siapa OTG yang akan ditemui di jalanan. Masker juga masih wajib dipakai di kantor dan jangan hanya dikenakan dalam perjalanan.

Baca Juga  Hasil Hitungan Sementara Helmi Hasan-Muslihan Masih Unggul

Perlindungan ganda dari masker dan face shield juga bagus, apalagi jika Anda memakai sarung tangan. Namun pastikan sarung tangannya bersih, dan jika memakai yang sekali pakai, sobek sebelum dibuang agar tak dimanfaatkan orang lain. Jika risih memakai sarung tangan, pastikan jemari selalu bersih dan bawa hand sanitizer ke mana-mana.

Patuhilah semua protokol kesehatan dan beli masker kain hingga 2 lusin untuk stok di rumah. 

Karena masa pemakaiannya maksimal hanya 4 jam. Jadi bawa 2 lembar masker cadangan di dalam tas saat bepergian. Tas Anda memang jadi penuh dengan masker dan hand sanitizer tapi lebih baik begitu, daripada tertular corona.

Kerja sama antara masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan karena jika semua orang tertib, corona akan minggat secepatnya. Namun salah satu protokol kesehatan yang paling sering dilanggar adalah jaga jarak. Belakangan sudah ada masyarakat yang mengadakan pesta pernikahan. Mereka mengundang hingga ribuan tamu, seakan lupa bahwa masih pandemi.

Walau di depan gedung ada tempat cuci tangan dan dibagikan hand sanitizer namun seharusnya tidak usah mengundang banyak orang, karena yang diperbolehkan hanya maksimal 30 tamu. Seharusnya mereka mengikuti tren resepsi zaman sekarang, yakni disiarkan langsung lewat channel Youtube. Sehingga teman dan kerabat bisa menyaksikannya.

Kalau ingin berbagi bahagia kepada sahabat dan saudara, kirim saja bingkisan makanan dan souvenir ke rumah mereka. Jalinan silaturahmi tetap erat dan Anda sekeluarga aman dari bahaya corona. Semua ada solusinya, jadi jangan memaksakan untuk pesta namun melanggar protokol kesehatan.

Jika semua orang mau mematuhi protokol kesehatan, maka penularan corona akan berhenti. Jumlah pasien covid-19 menurun dan semua yang sakit akan lekas sembuh. Kita optimis pandemi akan lekas berakhir, ketika masyarakat mau bersinergi dengan pemerintah.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Tinjau Pameran Hari Bhayangkara ke-80, Produk Dalam Negeri Dominasi Inovasi Kepolisian
Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah
Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI di Yahukimo
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan
Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis
Polda Lampung Gelar Bazar, Pasar Rakyat, Olahraga Bersama, dan Bakti Sosial Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Bareskrim Polri Amankan DPO Jaringan Fredy Pratama, Ungkap Peran Pengendali Keuangan Sindikat Narkotika Internasional
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:46 WIB

Prabowo Tinjau Pameran Hari Bhayangkara ke-80, Produk Dalam Negeri Dominasi Inovasi Kepolisian

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:26 WIB

Melalui Honai Belajar, Ops Damai Cartenz Kenalkan Dunia dan Tata Surya kepada Anak-anak di Tembagapura, Timika, Papua Tengah

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:56 WIB

Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI di Yahukimo

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:53 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis

Senin, 22 Juni 2026 - 20:12 WIB

Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan

Berita Terbaru