Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah, Penyidik PPA Polda Terkesan Tendensius: Praktisi Hukum Minta Prosedur Penyidikan Dibuka

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/ Praktisi Ahmad Tarmizi Gumay, S.H., M.H

BENGKULU, Beritarafflesia.com – Polemik perkara yang menjerat Apriansyah memasuki babak baru. Langkah Apriansyah menguji keabsahan penetapan tersangka dan penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) melalui praperadilan mendapat dukungan dari dua praktisi hukum yang menilai sejumlah tahapan dalam proses penyidikan perlu diuji secara terbuka di hadapan hakim.

Sorotan tersebut terutama diarahkan pada prosedur penetapan tersangka, perubahan objek sangkaan, pemeriksaan terhadap pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, serta dasar penerbitan DPO.
Penasehat hukum Ahmad Tarmizi Gumay, S.H., M.H., menilai penyidik tidak seharusnya mengubah konstruksi perkara tanpa prosedur yang jelas dan dasar hukum yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, penyidikan bukan sekadar menetapkan seseorang sebagai tersangka, melainkan rangkaian proses yang harus didukung pemeriksaan, alat bukti, serta keterangan saksi yang diperoleh secara sah.

“Tugas penyidik dalam menangani perkara harus melalui tahapan penyelidikan dan penyidikan, kemudian mengumpulkan alat bukti serta keterangan saksi yang sah. Semua harus dilakukan berdasarkan prosedur hukum, jangan terkesan tendensius” ujar Tarmizi Gumay kepada wartawan, Jumat (18/9/2026).

Yang menjadi sorotan, lanjut Tarmizi, adalah dalil yang muncul dalam persidangan praperadilan mengenai penetapan Apriansyah sebagai tersangka yang disebut tidak didahului pemeriksaan terhadap dirinya.

Baca Juga  Gubernur Rohidin Minta BPTI Perkuat Kelembagaan KONI

Ia juga menyinggung dokumen yang menurut keterangannya telah dipersiapkan dan kemudian dimintakan tanda tangan pada Minggu, 5 Juli 2026. Pada tanggal yang sama, Apriansyah disebut ditetapkan sebagai tersangka.

Bagi Tarmizi, rangkaian tersebut perlu diuji secara objektif. Bukan hanya mengenai ada atau tidaknya dokumen, tetapi juga kapan dokumen dibuat, siapa yang membuat, dasar pembuatannya, serta bagaimana prosedur penetapan tersangka dilakukan.

“Hal-hal seperti ini harus dibuktikan secara terang dalam persidangan. Jangan sampai ada prosedur yang terlewat dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka,” tegasnya.

Sorotan berikutnya berkaitan dengan penerbitan DPO. Tarmizi menyebut, berdasarkan informasi yang menjadi bagian dari perkara praperadilan, DPO diterbitkan tanpa adanya surat panggilan ketiga kepada Apriansyah.

Ia menilai persoalan tersebut penting untuk diperiksa karena penerbitan DPO bukan tindakan administratif biasa. Menurutnya, dasar dan prosedur penerbitan DPO harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Saya mendukung upaya Apriansyah menguji keabsahan alat bukti, keterangan saksi, penetapan tersangka, dan penerbitan DPO melalui jalur hukum,demikian, Tutup Tarmizi.”( BR1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Berita ini 143 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Berita Terbaru