Plt Walikota Minta Ketua RT Himbau Warganya Bantu Program Pemkot

- Penulis

Jumat, 4 Desember 2020 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Plt Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menghimbau kepada seluruh Ketua RT agar mengimbau warganya yang tergolong mampu atau “kaya” untuk ikut membantu program pemerintah yakni gerakan peduli yatim (GPY) dengan cara mengangkat anak yatim.

Ini disampaikan Dedy saat menghadiri acara pembagian honor ketua RT, ketua RW, ketua adat, ketua LPM, Imam masjid dan linmas di kantor lurah Bajak, Kamis sore (3/12/2020).

Ia mengatakan bahwa program GPY sudah berjalan dan semua pejabat saat ini sudah mempunyai anak asuh dari para anak yatim yang jumlahnya berbeda-beda tergantung kemampuan. Termasuk Walikota Bengkulu Helmi Hasan bahkan sudah mengangkat 15 anak.

“Itu sebenarnya hanya pancingan agar pihak-pihak yang lain juga mengikuti. Pejabat dari instansi lain, pengusaha, dan orang-orang yang mampu juga kita harapkan mengangkat anak yatim,” kata Dedy.

Oleh karena itu, Dedy mengimbau ketua RT untuk mengajak warganya yang mampu untuk ikut mengangkat anak yatim dengan menjamin kebutuhan sekolahnya dan memberikan uang minimal Rp 100 ribu setiap bulan.

Baca Juga  Indeks Remunerasi Jasa Konsultan di Bengkulu 0.842 Akan Diterapkan Tahun 2021 Mendatang

“Anak yatim itu akan bangga kalau punya bapak angkat seorang pejabat atau bapak angkat yang kaya. Maka, kalau ada warga kita yang mampu tapi belum mengangkat anak yatim, ketua RT tolong ketuk hati warga yang mampu tersebut,” ujar Dedy.

Program GPY, lanjut Dedy adalah salah satu program unggulan Pemkot Bengkulu yang bisa mewujudkan visi misi walikota dan wakil walikota untuk menghadirkan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat.

Program ini pun sudah ditiru oleh pemerintah dari daerah lain, salah satunya walikota Bekasi.

“Dulu kita (Pemkot Bengkulu) banyak belajar ke luar, sekarang orang dari luar banyak belajar ke Kota Bengkulu. Terutama terkait program-program seperti GPY, akta kematian antar alamat, dan lainnya,” demikian Dedy.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Belangsung dengan Khidmat
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Meriahkan HUT ke-81 RI Laksanakan Beragam Trobosan Perlombaan
SD Negeri 77 Kota Bengkulu Sukses Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Beragam Perlombaan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Kamis, 17 September 2026 - 08:03 WIB

Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 20:38 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB

Selasa, 1 September 2026 - 07:53 WIB

Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 

Berita Terbaru