Aplikasi SLAWE milik Pemkot Bengkulu, Akan Diadopsi Dukcapil Tanah Bumbu

- Penulis

Sabtu, 9 Januari 2021 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Aplikasi Sistem Layanan Administrasi Warga Elektronik (SLAWE) milik Pemkot Bengkulu yang dikelola oleh Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (dukcapil) direkomendasikan oleh dirjen dukcapil kepada Pemkab Tanah Bumbu Provinsi Kalsel untuk diadopsi.

Pasalnya, dukcapil Tanah Bumbu sudah menutup layanan dikarenakan banyak petugas yang positif Covid-19. Setelah koordinasi ke dirjen dukcapil, dukcapil Tanah Bumbu diarahkan untuk koordinasi ke dukcapil Kota Bengkulu untuk mempelajari dan mengadopsi aplikasi SLAWE.

Sebab, aplikasi SLAWE yang dikembangkan oleh dinas Kominfosan Kota Bengkulu dan diterapkan di dukcapil adalah aplikasi yang pelayanannya dinilai sangat efektif untuk melawan Covid-19.

Plt Kadis dukcapil Kota Bengkulu Nofri Jumat pagi (8/1/2020) dihubungi langsung oleh pihak dukcapil Tanah Bumbu yang menanyakan soal aplikasi SLAWE.

“Tadi pihak dukcapil Tanah Bumbu menghubungi saya. Disebutnya bahwa kondisi dukcapil di sana tutup dikarenakan banyaknya petugas yang positif Covid-19. Begitu mereka melapor ke dirjen dukcapil masalah penutupan pelayanan dukcapil, mereka diarahkan agar koordinasi ke Kota Bengkulu karena layanan onlin aplikasi SLAWE efektif, bisa mencegah penyebaran Covid-19 dan menghindari pungli,” jelas Nofri.

Baca Juga  Wawali : Berikan Puji MPP Kota Bengkulu,  Jelang Diresmikan Wapres

Nofri melanjutkan, pejabat di dukcapil Tanah Bumbu sempat kaget mengetahui bahwa pelayanan di kantor dinas dukcapil Kota Bengkulu sepi. Mereka lebih terkejut, ternyata layanan SLAWE itu ternyata dikembangkan di android. Simple dan sederhana karena semua pelayanan dari rumah kecuali saat pengambilan sidik jari yang harus tetap ke kantor.

“Intinya mereka akan mengadopsi aplikasi SLAWE di daerah mereka. Kami jelaskan kami kerjasama dengan kominfo dalam mengembangkan aplikasi ini. Kami bersedia akan memberikan aplikasi ini secara gratis. Tapi, untuk mengambil suatu aplikasi itu tidak bisa antar dukcapil dengan dukcapil, harus melalui kominfo,” demikian Nofri.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Belangsung dengan Khidmat
SD Negeri 24 Kota Bengkulu Meriahkan HUT ke-81 RI Laksanakan Beragam Trobosan Perlombaan
SD Negeri 77 Kota Bengkulu Sukses Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Beragam Perlombaan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Kamis, 17 September 2026 - 08:03 WIB

Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 20:38 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB

Selasa, 1 September 2026 - 07:53 WIB

Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 

Berita Terbaru

Internasional

FOSS Group Perkenalkan Teknologi Proteksi Kebakaran Berbasis Aerogel

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:39 WIB