Diduga Asal Jadi, Saluran Drainase Desa Pulau Payung Ambruk

- Penulis

Senin, 18 Januari 2021 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mukomuko, Beritarafflesia.com-  Proyek pembangunan saluran drainase Pemerintah Kabupaten Mukomuko tahun anggaran 2020 yang dikerjakan TPK desa Pulai Payung Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko Ambruk.

Dari pantauan wartawan media beritarafflesia.com, Ambruknya proyek yang bersumber dari anggaran Dana Desa ini diduga pengerjaannya kurang baik, sehingga mudah roboh setelah diguyur hujan beberapa hari ini.

 “Dari cara kerjanya, proyek ini terkesan asal jadi dan diduga tanpa perencanaan yang matang, terbukti dari dokumen tidak adanya pemasangan pondasi dan lantai yang mengakibatkan robohnya bangunan tersebut,” kata salah satu warga di desa itu. Senin (18/01/2021).

Selain itu lanjutnya banyak kejanggalan dalam pengerjaan bangunan ini, salah satunya adukan semen dan pemasangan pondasi, adukan yang seharusnya untuk lantai malah dipasangkan dinding drainase.

“Kita lihat kurangnya kualitas adukan semen juga salah satu faktor penyebab ambruknya bangunan drainase ini, adukan yang seharusnya untuk lantai malah dipakai untuk adukan pasangan batu. Seharusnya adukan semen untuk pemasangan batu atau dinding drainase mesti dimasukkan kedalam mesin molen agar kualitas adukan benar-benar matang,” tuturnya.

Baca Juga  LSM dan Pers Segera Hearing, Dorong  Kejari Bengkulu Utara Ungkap Kasus Korupsi

Ia menambahkan, kerusakan itu sedikitnya merobohkan dinding drainase yang mencapai 20 hingga 10 meter. dan material bangunan yang hancur menyumbat aliran air dan dibiarkan begitu saja.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Pjs Kepala Desa Pulau Payung Herman mengungkapkan bahwa bangunan tersebut sudah diserahterimakan oleh PPK ke pihak pemerintah desa. Menurutnya pembangunan tersebut sudah sesuai spesifikasi.

“itu sudah kita kerjakan sesuai spesifikasi, yang mengakibatkan robohnya dinding drainase itu adalah faktor curah hujan yang tinggi sehingga dinding saluran air ini tidak kuat menahan debit air yang deras,” terang Herman.

Searah dengan Kepala Desa, Anton selaku Ketua TPK desa Pulau Payung mengatakan pembangunan drainase tersebut sudah sesuai dengan spek yang dianjurkan.

“Pertimbangan adukan sudah dikerjekan sesaui spek, bahkan adukan matrial 1 bandin 4, semen 1 karung pasir 4 angkong,” ujarnya. (Zul)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patroli Dialogis Menjadi Kunci Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas Kamtibmas
Polres Mukomuko Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Gratis dan Terbuka untuk Masyarakat
Sasar Titik Rawan, Polres Mukomuko Gencarkan Patroli Humanis Bersama Polsek Jajaran
Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Mukomuko dan Polsek Jajaran Gencarkan Patroli Preventif di Titik Rawan
Polres Mukomuko Perkuat Pengaturan Arus Lalin, Kapolres Muko Muko : Ini Komitmen Kami Jaga Keselamatan Masyarakat
Kapolres Mukomuko Pimpin upacara dalam rangka peringatan hari kebangkitan nasional ke-118 tahun 2026
Polres Mukomuko Bersama Polsek Jajaran Perkuat Pengamanan dan Pelayanan di Objek Wisata Saat Idul Fitri 1447 H
​AJPLH Perbaiki Posita dan Petitum, Sidang Perdana Lawan PT SSJA Digelar April Mendatang di PN Mukomuko
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:09 WIB

Patroli Dialogis Menjadi Kunci Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas Kamtibmas

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:44 WIB

Polres Mukomuko Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Gratis dan Terbuka untuk Masyarakat

Senin, 25 Mei 2026 - 16:42 WIB

Sasar Titik Rawan, Polres Mukomuko Gencarkan Patroli Humanis Bersama Polsek Jajaran

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:28 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Mukomuko dan Polsek Jajaran Gencarkan Patroli Preventif di Titik Rawan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:23 WIB

Polres Mukomuko Perkuat Pengaturan Arus Lalin, Kapolres Muko Muko : Ini Komitmen Kami Jaga Keselamatan Masyarakat

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54 WIB