BBM Naik, Mahasiswa Anggap Pemprov Tidak Serius

- Penulis

Senin, 10 Mei 2021 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa saat sedang hearing dengan pemprov

 

BENGKULU.Beritarafflesia.com  – Perwakilan Aliansi Mahasiswa Bengkulu kembali Heraing dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu di Kantor Gubernur Bengkulu dengan membawa tuntutan masalah mendasar di tengah-tengah masyarakat yakni mengenai kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Bengkulu, Senin (10/5/2021).

Kedatangan mahasiswa tidak disambut Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melainkan hanya oleh Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Hj. Yuliswani, SE,.MM. beserta para pejabat lainnya.

Saat hearing, Koordinasi Aliansi Mahasiswa Bengkulu, Hengko menilai Pemprov Bengkulu tidak benar-benar serius untuk meninjau kembali Surat Keputusan No.K.324/BPKD/2020 tentang kenaikkan harga BBM di Provinsi Bengkulu.

“Seharusnya pemerintah hari ini mampu menafsirkan keadaan masyarakat yang sedang tidak baik-baik saja, kenaikkan inflansi terjadi, tingkat kemiskinan meningkat, dan ekonomi masyarakat menurun,” ungkap Hengko.

Baca Juga  Wagub dan Ketua DPRD Provinsi,Rapat Bersama Mendagri Secara Vitrual

Hengko menegaskan, Aliansi Mahasiswa Bengkulu akan terus mengawal perkembangan peninjauan kembali kebijakan Pemprov yang tidak pro rakyat ini.

“Pada tanggal per 1Juni 2021 nanti kami akan minta laporan yang konkrit kepada masyarakat dan meminta cabut SK No.k.324/BPKD/2020,” tegas Hengko.

Terkait tuntutan mahasiswa tersebut, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Hj. Yuliswani menerangkan, mengenai tuntutan untuk meninjau kembali dan mencabut pelaksanan Peraturan Daerah (Perda) tentang kenaikkan pajak bahan bakar kendaraan pihak Pemprov sebenarnya sudah melakukan evaluasi.

“Dari Pemprov melalui bidang teknis Badan Pendapatan Keuangan Asli Daerah (BPKAD) telah melakukan evaluasi pada tiga bulan awal ini, dan mengingat tiga bulan awal ini, pendistribusian BBM tahun 2021 meningkat dibandingankan tahun 2020,” kata Yuliswani. (Rian)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ
Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu
Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen
Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon
Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik
Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka
Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wagub Bengkulu Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:12 WIB

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:21 WIB

Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WIB

Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen

Senin, 15 Juni 2026 - 20:14 WIB

Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:00 WIB

Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik

Berita Terbaru