DP3APPKB Kota Bengkulu Gelar Pelayanan KB Bagi Pasangan Usia Subur (PUS) Kelompok Muda.

- Penulis

Kamis, 19 Agustus 2021 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Poto : DP3APPKB Kota Bengkulu Gelar Pelayanan KB Bagi Pasangan Usia Subur (PUS) Kelompok Muda

Kota Bengkulu,beritarafflesia.com-Pasangan Usia Subur (PUS) kelompok muda di Kota Bengkulu mendapat pelayanan pasang KB steril atau medis operatif wanita (MOW) yang lebih dikenal dengan tubektomi. Pelayanan KB ini juga dalam rangka peringatan HUT RI ke-76, Kamis (19/8/2021).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Bengkulu Dewi Dharma didampingi Kabid KB Miliarti mengatakan, pelayanan KB steril wanita tersebut berlangsung di fasilitas kesehatan rumah sakit swasta di Kota Bengkulu.

“Peserta MOW steril itu kelompok PUS muda, dengan status anak lebih dari dua dan rata-rata usia dibawah 40 tahun. Semoga akseptor muda ini dapat menjadi motivator peserta KB
MOW sehingga berperan dalam pembangunan kependudukan,” tutur Dewi.

Dengan dilakukan KB, para peserta KB telah mengambil keputusan yang tepat untuk memastikan tidak hamil lagi. Dengan pertimbangan aspek kesehatan baik dari ibu maupun anak ke depan.

“Para peserta sebanyak itu akan menambah jumlah peserta KB steril yang bertujuan meningkatkan kualitas program KB dan kualitas sumber daya manusia (SDM) masa datang,” jelasnya.

Baca Juga  Terkait Berita Wartawan di Panggil Polisi,SMSI Bengkulu Siap Bantu Pendampingan Hukum

Berdasarkan hasil pelayanan peserta MOW dengan menggunakan dana biaya operasional keluarga berencana (BOKB) 2021 telah mencapai 50 persen dari target sebanyak 20 akseptor, namun kata Dewi untuk peserta MOW secara keseluruhan telah mencapai 75 persen, sebab terdapat pelayanan mandiri di fakses lainnya.

Dikesempatan terpisah, Sekretaris IPeKB Provinsi Bengkulu Erlianti mengatakan kendati peserta KB steril terus bertambah, namun ia menilai masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap KB khususnya steril, yang disebabkan beberapa alasan.

Menurutnya, lemahnya kesadaran itu disebabkan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, sehingga masyarakat belum memahami KB secara utuh.

“Selama ini KB belum dipandang dari aspek kesehatan ibu dan anak. Jadi, perjuangan KB belum usai dalam meningkatkan pembangunan kependudukan yang menjadi harapan bangasa sebagai penerus pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.

KB telah berhasil menekan angka kelahiran, tetapi belum serta merta dapat meningkatkan kualitas SDM yang sesuai dengan amanat UU Nomer : 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

“Harus ada upaya untuk mencapai sasaran tersebut, seperti perlu pemetaan wilayah sasaran dalam mengedukasi masyarakat terhadap program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana,” tutupnya’’(rian).

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru

Bengkulu

TAPD Bengkulu Matangkan KUA-PPAS, Siapkan Dua Skenario

Kamis, 8 Okt 2026 - 17:34 WIB