Warga Pantai Berkas Minta Pemkot Tambahkan Peringatan Larangan Berenang di Pantai Panjang

- Penulis

Kamis, 19 Agustus 2021 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rambu larangan berenang di kawasan pantai panjang


Bengkulu, (Beritarafflesia.com) – Kamis (19/08) Pasca kejadian tenggelamnya remaja R (13) warga Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu yang tenggelam di Pantai Berkas, Rabu (18/8) kemarin, pemerintah diminta untuk mengupayakan hal-hal yang dapat mencegah warga atau anak-anak untuk berenang di pantai.

Salah satunya Abdullah (56) warga Kelurahan Pantai Berkas meminta agar Pemkot Bengkulu memperbanyak tanda peringatan larangan berenang di kawasan pantai.

“Untuk kawasan Pantai Berkas memang belum ada rambu larangan berenang. Kita minta itu dipasang banyak-banyak oleh pemerintah. Jadi biar tidak ada korban jiwa lagi apalagi anak-anak. Kadang ada rambu saja masih dilanggar kan, apalagi tidak ada sama sekali,” ungkap Abdullah.

Ia menambahkan, kawasan pantai yang berbahaya dan dilarang untuk berenang ini ada sekitar 3 kilometer. Rambu larangan berenang pun ada beberapa yang masih terpasang namun sudah tertutup pohon cemara dan dipasang di posisi yang tidak strategis bagi pengunjung atau wisatawan yang belum paham area pantai Bengkulu.

“Kalau kita orang Bengkulu pada umumnya sudah tahu bahwa berbahaya berenang di Pantai Panjang. Tapi kan kadang juga ada warga pendatang atau wisatawan yang tidak tahu. Itukan bahaya juga bagi mereka,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan sebenarnya rambu tersebut sebelumnya sudah dipasang, namun ada beberapa yang hilang bahkan sudah rusak.

Baca Juga  Konsultan PLUT-KUMKM Provinsi Bengkulu: Perlu Adanya Kebebasan Ekspresi Di Media Sosial

Pihaknya pun akan segera berkoordinasi dengan BPBD kota untuk kembali memperbanyak dan memasang rambu dilarang berenang dikawasan yang memang belum ada terutama dikawasan Pantai Berkas.

” Terkait rambu larangan berenang, dulu sebenarnya sudah dipasang, tetapi saat ini sudah hilang dan ada sebagian yang rusak akibat air laut. Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama, jika memang mau mandi dan berenang sebaiknya dikawasan Pantai Jakat yang memang disiapkan untuk mandi karena disana kondisi air lautnya aman,” jelasnya.

Dedy pun menghimbau dan meminta kepada seluruh warga Kota Bengkulu agar tidak mandi atau berenang dikawasan yang memang bahaya untuk berenang. Karena kondisi ombak dan dasar dari pantai panjang berbeda-beda. Ada yang berpalung, ada yang arusnya kuat serta ada pusaran didalamnya.(phr)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditreskrimsus Polda Bengkulu Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi, Ribuan Liter Bio Solar Diamankan
Dialog Bersama Nelayan Malabero, Polda Bengkulu Tegaskan Distribusi BBM Subsidi Tetap Terjaga
Polres Mukomuko Optimalkan Patroli Dialogis Demi Menjaga Keamanan Wilayah
Polda Bengkulu Gelar Senam Bersama dan Pengecekan Personel untuk Tingkatkan Kebugaran dan Disiplin
Pastikan Program MBG Aman Dikonsumsi, Sidokkes Polres Kepahiang Lakukan Pemeriksaan Food Security
Ditresnarkoba Polda Bengkulu Gagalkan Peredaran Sabu Modus Paket Travel
Subdit I Ditresnarkoba Polda Bengkulu Tangkap Dua Terduga Pengedar Narkotika di Sindang Kelingi
Polres Kepahiang Gelar NGOPI TAWAR di Desa Tapak Gedung, Serap Aspirasi dan Salurkan Sembako
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:37 WIB

Ditreskrimsus Polda Bengkulu Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi, Ribuan Liter Bio Solar Diamankan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:49 WIB

Dialog Bersama Nelayan Malabero, Polda Bengkulu Tegaskan Distribusi BBM Subsidi Tetap Terjaga

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:42 WIB

Polres Mukomuko Optimalkan Patroli Dialogis Demi Menjaga Keamanan Wilayah

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:39 WIB

Polda Bengkulu Gelar Senam Bersama dan Pengecekan Personel untuk Tingkatkan Kebugaran dan Disiplin

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:39 WIB

Pastikan Program MBG Aman Dikonsumsi, Sidokkes Polres Kepahiang Lakukan Pemeriksaan Food Security

Berita Terbaru