RSUD M. YUNUS BENGKULU GENJOT PRODUKSI OKSIGEN

- Penulis

Selasa, 27 Juli 2021 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Bengkulu Rohidin Marsyah, Kendalikan Pandemi Butuh Kesadaran Dan Kepedulian Bersama 

Bengkulu,Beritarafflesia.com-  Managemen Rumah Sakit M.Yunus Bengkulu terus melakukan upaya antisipatif dalam penanganan COVID-19. Salah satunya dengan menggenjot produksi oksigen medis untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Yunus. Ketersediaan liquid oxygen (oksigen cair) juga terus diupayakan dengan menggandeng berbagai pihak, dari swasta, BUMN, maupun distributor.

“Generator oksigen di RSUD M. Yunus kita pastikan beroperasi normal. Kapasitas produksinya 640 liter permenit. Kemudian generator lain juga kita upayakan segera difungsikan. Sedangkan untuk oksigen cair, ini terus kita pantau ketersediaannya, distribusinya agar bisa menyuplai kebutuhan produksi oksigen medis di Bengkulu,” terang Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, usai lakukan peninjauan produksi oksigen medis di RSUD M Yunus Bengkulu, Selasa (27 /7/2021).

Poto : Gedung RSUD Yunus Bengkulu

Kuota penyaluran oksigen oleh supplier, lanjut gubernur, juga telah dimintakan penambahan. Setidaknya ada dua perusahaan oksigen yang berupaya menambahkan kapasitas penyalurannya untuk Bengkulu. Pemprov pun terus memonitor update ketersediaan oksigen serta distribusi kuota tambahan yang diminta.

“Kalau generator ini semua berfungsi termasuk yang liquid oksigen ini beroperasi, maka untuk kebutuhan medis termasuk penanganan COVID-19, Insyaallah bisa tercover. Makanya, yang sedang dan terus kita pastikan operasional berproduksinya normal, yang rusak segera kita perbaiki dan ketersediaan pasokan liquid kita masukkan,” kata gubernur.

Baca Juga  Tingkatkan Sinyal Internet Desa, Pemprov Bengkulu Lakukan Langkah Ini

Dalam kesempatan yang sama, Kadis Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menjelaskan, langkah antisipatif harus dilakukan Pemprov Bengkulu untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 di Bengkulu. Selain RSUD M. Yunus, di rumah sakit Curup Rejang Lebong juga telah memproduksi oksigen.

“Kalau satu oksigen central yang kini produksinya 640 liter per menit itu, bisa saja loss. Antisipasi kekurangan stock oksigen di rumah sakit ini perlu mengoperasikan generator yang ada. Yang disfungsi segera diperbaiki, dan yang oksigen liquid ini kita mengandalkan pasokan. Kalau pasokannya lancar, maka produksinya kuat,” ujar Herwan Antoni.

ROHIDIN: KENDALIKAN PANDEMI BUTUH KESADARAN DAN KEPEDULIAN BERSAMA 

Selain pasokan oksigen dan produksinya, Pemprov Bengkulu juga tengah mempersiapkan RSKJ Soeprapto Bengkulu untuk dijadikan RS perawatan pasien COVID-19. Menurutnya, memfungsikan ruang pasien umum di RSKJ Soeprapto akan lebih efektif daripada mendirikan rumah sakit darurat.

Diungkapkan Gubernur Rohidin, saat ini pemerintah tengah berjibaku mengendalikan pandemi. Baik dari sisi kesehatan maupun sisi ekonomi. Untuk mengendalikan pandemi, butuh kerja sama dan kesadaran seluruh pihak untuk terus patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan juga kepedulian.

“Butuh kesadaran bersama, disiplin, patuh, dan peduli. Peduli kepada keluarga, peduli sesama, dan kita semua peduli kepada negara,” demikian tutup Rohidin.(Rian) Adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 
Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi
Tujuh Guru MIN 1 Rejang Lebong Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Profesional melalui Yudisium PPG UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Teguhkan Komitmen Green Campus melalui Penandatanganan Piagam SDGs
UIN FAS Bengkulu Terima Kunjungan IAIN SAS Babel Bahas Penguatan Tata Kelola Akademik
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:46 WIB

Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:37 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:53 WIB

UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi

Berita Terbaru