Pemprov Komitmen Tekan Angka Kekerasan pada Perempuan dan Anak di Bengkulu

- Penulis

Rabu, 6 September 2023 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen terus berupaya menekan angka kekerasan terhadap perempuan di Provinsi Bengkulu. 

Hal ini disampaikan Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Nandar Munadi pada Sosialisasi Gelang Peti (Gerakan Lanang Peduli Tino), Rabu (6/9/2023) bertempat di Ruang Pola Provinsi Bengkulu.

Gelang Peti (Gerakan Lanang Peduli Tino) yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘Gerakan Laki-laki Peduli Perempuan’ ini menjadi salah satu langkah Pemprov melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Bengkulu untuk terus menurunkan angka kekerasan pada perempuan.

“Dengan sosialisasi ini kita bisa menurunkan angka kekerasan terhadap kaum perempuan di Provinsi Bengkulu, menurut Polda saat ini angkanya masih cukup tinggi, mudah-mudahan dengan sosialisasi ini akan menurun,” jelas Nandar.

Kegiatan ini sendiri juga mengundang beberapa peserta di antaranya dari tokoh masyarakat, lembaga, pemangku agama, juga Perangkat Daerah dari kabupaten juga Kota Bengkulu yang mayoritas adalah kaum laki-laki yang menjadi pelopor Gelang Peti.

Baca Juga  Taati Instruksi Presiden, Gubernur Rohidin Imbau OPD Pemprov Tak Rekrut Honorer

“Harapan kita peserta yang hadir bisa mensosialisasikan ke kelompoknya, ke lembaganya bagaimana kita memberikan pengertian dan pandangan-pandangan supaya tidak terjadi kekerasan kepada kaum perempuan di Provinsi Bengkulu, ini harapan kita,” jelas Nandar.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Bengkulu Eri Yulian Hidayat menuturkan Sosialisasi Gelang Peti ini ke depannya juga akan dilaksanakan serentak ke kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu.

Eri menyebutkan bahwa akhir-akhir kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi peningkatan yang signifikan. Beberapa faktor yang mempengaruhinya di antaranya adalah faktor ekonomi dan disintegrasi sosial maupun miskomunikasi antara keluarga.

“Hal ini perlu mendapat perhatian kita bersama, melalui Gerakan Gelang Peti ini mudahan-mudahan bisa menurunkan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Bengkulu,” harap Eri.(Br1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Percepat Listrik Masuk Desa,  Kementerian ESDM, dan PLN Siapkan Dibangun di 30 Lokasi
Hadirkan Mantan Jubir KPK RI, AMJ-Azwira Akan Gelar Talkshow Angkat Tema “Kritik Tanpa Jerat Pidana
Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ
Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu
Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen
Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon
Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik
Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:08 WIB

Pemprov Percepat Listrik Masuk Desa,  Kementerian ESDM, dan PLN Siapkan Dibangun di 30 Lokasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:55 WIB

Hadirkan Mantan Jubir KPK RI, AMJ-Azwira Akan Gelar Talkshow Angkat Tema “Kritik Tanpa Jerat Pidana

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:12 WIB

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:21 WIB

Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WIB

Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen

Berita Terbaru