Nakes RSMY Gelar Hearing Bersama Anggota DPRD Provinsi Bengkulu

- Penulis

Selasa, 19 Januari 2021 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com-  Anggota DPRD Provinsi Bengkulu menggelar Hearing bersama Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Yunus (RSMY) pada hari Selasa (19/01/21).

Nakes bidang keperawatan, Rica Martini mengatakan dirinya dipekerjakan dari jasa kementerian kesehatan dan merupakan pegawai tetap di RSMY.

Romongan Nakes RSMY Gelar Hearing Bersama Anggota DPRD Provinsi Bengkulu

“Kami sampaikan aspirasi ke dewan untuk menindaklanjuti keluhan kami. Ada lebih dari 200 orang belum menerima honor sedang kami terus bekerja,” ucap Rica, usai melakukan mediasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi.

Rica mengaku meskipun sebagian besar Nakes berada pada pelayanan umum tidak menutup kemungkinan mereka ditugaskan dalam instalasi penanganan Covid-19, apalagi saat ini RSMY tengah kekurangan Nakes.

Romongan Nakes RSMY Gelar Hearing Bersama Anggota DPRD Provinsi Bengkulu

Ia menambahkan, pihaknya meminta agar DPRD Provinsi Bengkulu menindaklanjuti keluhan para Nakes serta memanggil pihak terkait agar insentif segera dibayarkan.

Baca Juga  Guna Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Jonaidi SP: Pemerintah Siap Bantu Fasilitasi Petani

“Kedatangan kita hari ini ingin menyampaikan aspirasi ke anggota DPRD, pasalnya lebih dari 200 orang belum menerima insentif sedang kami terus bekerja,” ungkap Rica.

Sementara itu disisi lain, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Zainal, S. Sos, M.Si mengatakan akan menindaklanjuti pada Senin 25 Januari mendatang dengan menghadirkan instansi terkait baik dari dinas kesehatan maupun RSMY.

Romongan Nakes RSMY Gelar Hearing Bersama Anggota DPRD Provinsi Bengkulu

Puluhan tenaga kesehatan (Nakes) yang bekerja di RSUD M. Yunus (RSMY) Bengkulu mendatangi kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (19/1). Kedatangan mereka lantaran belum mendapatkan insentif sejak Juni 2020 hingga Januari 2021.

“Meskipun sebagian besar Nakes berada di pelayanan umum tidak menutup kemungkinan mereka ditugaskan dalam instalasi penanganan Covid-19, apalagi saat ini RSMY tengah kekurangan Nakes,”ujarnya. Rian (Adv)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 
Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Bengkulu Berlangsung Khidmat, Dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bengkulu
Wakil Ketua I DPRD Bengkulu Perjuangkan Irigasi Sawah Baru 200 Hektare di Enggano
DPRD Provinsi Bengkulu Studi Kunjungan ke UPSPLL Jakarta, Pelajari Teknologi Pengendalian Lalu Lintas Modern
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:46 WIB

Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:37 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:53 WIB

UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi

Berita Terbaru