Antisipasi Virus Jembrana pada Sapi, Pemkot dapat 500 Dosis Vaksin

- Penulis

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Antisipasi Virus Jembrana pada Sapi, Pemkot dapat 500 Dosis Vaksin

Bengkulu,Beritarafflesia.Com- Jelang Idul Adha 1445 Hijriyah atau hari raya qurban, Pemkot Bengkulu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu akan melakukan vaksinasi di beberapa titik lokasi peternak atau pengepul sapi qurban.

Vaksinasi ini dilakukan untuk mencegah adanya virus jembrana pada sapi. Seperti disampaikan Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu Adriansyah melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan drh. Henny Kusuma Dewi.

“Untuk antisipasi virus jembrana pada sapi, kita akan melakukan vaksinasi, tahun ini kita dapat alokasi vaksin sebanyak 500 dosis dari provinsi. Nanti akan diutamakan di daerah-daerah kelompok peternak kita yang belum pernah ada kasus jembrana,” kata Henny.

Kenapa vaksin diberikan ke wilayah yang belum ada kasusnya? karena vaksinasi itu untuk mencegah, bukan untuk mengobati sapi yang sudah positif terkena virus jembrana.

Berdasarkan penjelasan Henny, beberapa bulan yang lalu sempat ada kasus jembrana di wilayah Sukarami. Tercatat ada 6 ekor sapi yang mati karena virus jembrana. Oleh karena itu, untuk vaksinasi tahun ini tidak dilakukan di wilayah tersebut.

“Kemarin sempat ada kasus di bulan puasa di daerah Sukarami. Enam ekor sapi mati, kita telah ambil sampelnya, kita kirim ke balai veteriner Lampung ternyata memang positif. Jadi mungkin kita belum masuk dulu ke sana (Sukarami). Pemberian vaksin itu kan virus yang sudah dilemahkan. Untuk pemberian vaksin, syaratnya sapi harus sehat,” jelas Henny.

Baca Juga  Penahanan Ijazah SMU/SMK di Provinsi Bengkulu: Gubernur Versus Gubernur-Gubernuran

Henny melanjutkan, virus jembrana ini berasal dari sapi Bali. Rata-rata sapi yang dijadikan hewan qurban di Bengkulu spesiesnya berasal dari sapi Bali.

Ia menghimbau, terutama kepada masyarakat yang ingin membeli sapi qurban dari luar kota atau luar provinsi agar memperhatikan hal-hal berikut.

“Sapi yang kena virus jembrana itu cirinya seperti keluar keringat darah, ada benjolan-benjolan di ketiak dan suhu tubuhnya panas tinggi. Warga yang membeli sapi dari luar kota harus disertakan Surat Keterangan kesehatan Hewan (SKKH) yang ditandatangani oleh dokter hewan setempat. Itu sebagai jaminan kita bahwa sapi yang kita beli dari kabupaten tetangga itu sehat,” ujar Henny.

Untuk memastikan sapi qurban milik pengumpul di Kota Bengkulu aman dari virus jembrana, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu juga akan mengecek ke lapangan H-7 Idul Adha.

“Awal Juni kita turun untuk mengecek, kita sudah mendata dan sudah tahu titik-titik pengumpul sapi qurban. Kemudian nanti H-7 Insya Allah kita turun lagi ke tempat pengumpul sapi Dan memberikan SKKH” demikian Henny.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru