Atasi kelangkaan Minyak Goreng Jelang Puasa,Komisi I DPRD Mintak Pemprov Gelar Oprasi Pasar

- Penulis

Kamis, 10 Maret 2022 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Suimi Fales,SH.MH

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Wakil ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Suimi Fales,SH.MH, meminta agar pemerintah provinsi Bengkulu supaya mengambil langkah kebijakan bersama pemerintah kota Bengkulu dan Pemerintah kabupaten agar melakukan oprasi pasar, guna menstabilkan harga minyak goreng menjelang bulan suci Ramadhan di tahun 2022 ini.

Tak hanya itu menurut dewan provinsi dari Fraksi PKB ini juga menegaskan, bahwa dalam beberapa issue yang viral akhir-akhir ini, terkait dengan kelangkaan minyak goreng ini di akibatkan naiknya harga tandan buah segar kelapa sawit., yang akhirnya seluruh masyarakat provinsi bengkulu baik di wilayah pedesaan maupun di perkotaan jadi terdampak akibat kelangkaan  minyak goreng.

“ Untuk mengatasi kondisi tersebut saya sebagai wakil rakyat provinsi Bengkulu dari fraksi partai kebangkitan bangsa (PKB) meminta supaya gubernur Bengkulu bersama dengan para bupati dan walikota di provinsi Bengkulu selaku pemimpin di Bumi rafflesia ini melakukan Trobosan dalam mengambil langkah dan kebijakan untuk memperbanyak operasi pasar, sehingga rakyat dapat memenuhi kebutuhan minyak goreng jelang bulan suci ramadhan dan juga menjadi kesulitan masyarakat di tengah tengah pndemi covid 19” Ungkap Sumi Fales saat di konfirmasi media, kamis(10/03/2022)

Baca Juga  Dukcapil: Penggunaan IKD di Kota Bengkulu Meningkat

Wan Sui juga juga menyampaikan, kelangkaan minyak goreng ini tidak hanya akibat dari kenaikan harga buah sawit,namun justru karena kelangkaan pupuk sehingga membuat harganya menjadi naik. Sedangkan selama ini pemerintah gencar menurunkan pupuk bersubsudi kepada para kelompok tani, tapi sekarang program pupuk bersubsidi tersebut tidak berjalan dengan baik. Bahklan ada polemik bahwa para distributor pupuk bermain dengan harga demi untuk mendapat keuntungan yang lebih besar.

“ Kita berharap pemerintah provinsi/kota dan kabupaten supaya merunkan tim agar mengawasi sistem penjualan pupuk ini sesuai standar Harga Eceran Tertinggi (HET). terlebih lagi saat ini terhendus bahwa sudah diambang pintu kelangkaan pupuk dengan harga yang tidak terkontrol melambung tinggi yang seharusnya menjadi perhatian khusus bagi pemerintahan provinsi bengkulu untuk menjamin tingginya harga tbs sawit agar bisa dinikmati terkhusus kepada para petani” Pungkasnya.(BR1) Adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akses Wilayah Terbuka Bertahap, Bantuan Semakin Deras ke Aceh–Sumatra
DPRD Provinsi Bengkulu Berkunjung ke Jakarta, Sampaikan Aspirasi Massa ke Presiden
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Sri Astuti Gelar Reses
Usin Serap Aspirasi Lewat Reses Masa Sidang ke 1 Tahun 2025
Kanwil Kemenag Bengkulu Pantau Titik Hilal
Reses DPRD Bengkulu Suharto, Momentum Serap Aspirasi Masyarakat
Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Lakukan Sidak Ke SMA
Teuku Zulkarnain Reses Serap Aspirasi Bidang Pendidikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:04 WIB

Akses Wilayah Terbuka Bertahap, Bantuan Semakin Deras ke Aceh–Sumatra

Selasa, 9 September 2025 - 15:08 WIB

DPRD Provinsi Bengkulu Berkunjung ke Jakarta, Sampaikan Aspirasi Massa ke Presiden

Kamis, 27 Februari 2025 - 23:32 WIB

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Sri Astuti Gelar Reses

Kamis, 27 Februari 2025 - 22:51 WIB

Usin Serap Aspirasi Lewat Reses Masa Sidang ke 1 Tahun 2025

Kamis, 27 Februari 2025 - 13:54 WIB

Kanwil Kemenag Bengkulu Pantau Titik Hilal

Berita Terbaru