Ket poto: Tampak beberapa rumah warga terndam terendam air
Mukomuko,Beritaraflesia.com– Sudah 2 hari terakhir intensitas curah hujan di kabupaten Mukomuko sangat tinggi yang menyebabkan terjadi banjir di beberapa titik. Tidak sedikit rumah terendam yang terjadi di SP-7 desa Rawa Mulya kecamatan XIV Koto pada minggu (19/09/2021)
Kepala desa Rawa Mulya Paryono saat di temui wartawan media ini di tempat titik banjir mengungkapkan, Banjir tersebut akibat luapan air dari sungai Plokan yang selama ini curah hujan terus menerus selama 2 hari. Luapan sungai Polkan ini telah menggenangi rumah rumah warga setinggi kurang lebih 50 cm.
Ket Poto: Kepala Rawa Mulya Paryono ( dengan sweater merah topi hitam) sedang berkoordinasi dengan kepala BPBD Kab. Mukomuko Ramdani M.si. ( sweater pink dengan jaket hitam )
“ Dari hasil pantauan kami ada 128 KK dengan jumlah jiwa 428 orang yang terdiri dari 2 dusun yang rumah nya tergenang akibat banjir . berdasarkan wilayah yang tergenang air diantarnya : RT 9, RT 10, RT 11, RT12, RT 13, dan RT 14, selain itu di RT 4, dan RT 3. Tinggi air mencapai kurang lebih 50 cm di dalam rumah warga”Ungkapnya.
Dikatakan Paryono, yang sangat di butuhkan warga untuk keadaan darurat ini adalah makanan. Karena mereka tidak bisa beraktivitas memasak di dapur . Selain itu kebutuhan air bersih tidak kalah penting diperlukan warga. Karena sumur sumur sebagai sumber air yang biasa di gunakan warga dalam sehari – hari untuk memasak,minum, dan mencuci pakaian telah kotor, akibat tercemar air luapan sungai yang banyak mengandung bakteri Salmonella SP dan bakteri pathogen dan lainnya. Makan dari itu jika warga tetap mengkonsumsi atau di gunakan air tersebut akan berpotensi menimbulkan penyakit diare.
Ket poto: Kondisi Luapan air sungai plokan hampir mencapai jembatan yang menghubungkan 2 dusun
“ Maka saya mengambil tindakan cepat guna menyelamatkan warga dari bencana banjir dengan menginspeksi daerah genangan air di rumah rumah warga dan segera melapor ke BPBD. Dan untuk tindakan darurat ini kami akan mendirikan tenda tempat memasak sebagai dapur umum untuk di peruntukan bagi warga yang terdampak banjir akibat luapan sungai Plokan ini. Kemudian kita juga tidak hanya berkoordinasi dengan BPBD, bahkan saya berharap agar BPBD bisa menyampaikan kepada Gubernur untuk bisa di tindak lanjuti ”Ungkapnya.
Petugas dari BPBD Mukomuko Bersama Kepala Desa memasang tenda untuk dapur umum warga yang terdampak banjir
Kebetulan hadir pada saat itu kepala BPBD Ramdani M.si dan di wawancarai beritaraflesia.com terkait dengan intensitas curah hujan yang sanga tinggi yang berpotensi terjadinya banjir di kabupaten Mukomuko
“ Sampai saat ini titik – titik yang mengalami banjir sehubungan dengan hujan dalam tempo 2 hari ini adalah di wilayah kota Mukokmuko, tepatnya di daerah Madiara , kemudian tadi malam di RSUD juga tergenang air, pondok batu yang merupaka limpahan air dari SP 3, Wilayah Sp 7, SP 10, kemudian Pondok Kopi, yang saat ini dalam siaga. Harapan kami mudah – mudahan curah hujan berangsur – angsur turun”, tuturnya.
Petugas dari BPBD Mukomuko Bersama Kepala Desa memasang tenda untuk dapur umum warga yang terdampak banjir
Hadir pada saat itu KAPOLRES Mukomuko Widiardi Si. SH, BPBD Kabupaten Mukomuko Ramdani M.si, DANRAMIL Mukomuko, kepala dinas Sosial Mukomuko Nurbaiti S.sos, dan KABID Sosial Ely Suspendy KADES Rawa Mulya Paryono dan BPD” (Buyung) Adv












