Banyak Kasus Kekerasan, Derta Rohidin Kampanyekan Stop Kekerasan pada Perempuan dan Anak

- Penulis

Jumat, 27 Oktober 2023 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Derta Rohidin hadiri acara Launching Santapan Rasa (Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak melalui Rumah Amanah Rafflesia) di Hotel Nala Seaside, Kamis (26/10).

Menurut Derta, di era sekarang masih banyak ditemui kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, oleh sebab itu launching “Santapan Rasa” yang merupakan fasilitasi, sosialisasi dan advokasi dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Bengkulu. 

Banyak Kasus Kekerasan, Derta Rohidin Kampanyekan Stop Kekerasan pada Perempuan dan Anak

“Tadi ditandatangani komitmen bersama kepala daerah dan Ketua TP PKK kabupaten/kota, ini sebagai upaya meminimalisir kasus kekerasan perempuan dan anak,” ujar Derta.

Lebih lanjut, melalui Rumah Amanah Rafflesia yang menjadi wadah untuk memberikan layanan kepada individu dalam memecahkan masalah kehidupannya dengan cara wawancara, tatap muka disesuaikan dengan keadaan individu untuk memberikan kenyamanan psikis bagi korban kekerasan. 

Banyak Kasus Kekerasan, Derta Rohidin Kampanyekan Stop Kekerasan pada Perempuan dan Anak

“Program ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan kepada korban kekerasan perempuan dan anak. Semoga program ini dapat berjalan, di kabupaten/kota sehingga kita bersama sama, bersinergi agar kasus kekerasan perempuan dan anak tidak ada lagi di Provinsi Bengkulu,” terangnya.

Baca Juga  Terima Kunjungan Lemhanas RI, Gubernur Rohidin Paparkan Potensi Bengkulu

Sementara, mewakili Gubernur yaitu Staf Ahli Gubernur bidang kemasyarakatan dan SDM Foritha Ramadhani menyampaikan perlindungan terhadap perempuan dan anak dari berbagai tindak kekerasan merupakan hal penting dalam upaya mencapai tujuan pembangunan nasional. 

Menurut data sistem informasi online perlindungan perempuan dan anak (SIMFONI PPA) menunjukkan bahwa terdapat 11.266 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 16.016 kasus kekerasan terhadap anak terjadi di Indonesia pada tahun 2022.

“Melindungi perempuan dan anak sebagai bentuk jaminan optimalisasi perkembangan bangsa, jelas membutuhkan koordinasi terpadu dan sinergi bersama berbagai pihak dari pemerintah pusat dan daerah,” pungkasnya.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi
Helmi Hasan Pastikan Pembangunan Jalan di Benteng Berlanjut Hingga 2026
Safari Ramadan di Rawa Makmur, Helmi Hasan Kucurkan Rp. 50 Juta Untuk Masjid dan Rp.30 M Untuk Jalan Kalimantan
Gubernur Helmi Pastikan Kuota BBM Subsidi Bengkulu Aman, Soroti Kekurangan SPBU
Empat Warga Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Akhirnya Pulang, Sujud Syukur di Bandara Fatmawati
Gubenur Helmi Hasan Sampaikan Kabar Infrastruktur dan DBH saat Safari Ramadan di Kaur
Gubernur Helmi Hasan Tinjau Pembangunan Jalan Nanjungan–Bintasan–Kembang Sri, Total Anggaran Puluhan Miliar
Hilal Belum Penuhi Kriteria, Kemenag Bengkulu Gelar Rukyatul Hilal di Pantai Panjang
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:22 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi

Senin, 2 Maret 2026 - 12:25 WIB

Helmi Hasan Pastikan Pembangunan Jalan di Benteng Berlanjut Hingga 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 11:39 WIB

Safari Ramadan di Rawa Makmur, Helmi Hasan Kucurkan Rp. 50 Juta Untuk Masjid dan Rp.30 M Untuk Jalan Kalimantan

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:40 WIB

Gubernur Helmi Pastikan Kuota BBM Subsidi Bengkulu Aman, Soroti Kekurangan SPBU

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:22 WIB

Empat Warga Bengkulu Korban TPPO di Kamboja Akhirnya Pulang, Sujud Syukur di Bandara Fatmawati

Berita Terbaru