Capaian Prevalensi Stunting Turun, Kepala BKKBN RI Apresiasi Kota Bengkulu

- Penulis

Rabu, 8 Mei 2024 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Capaian Prevalensi Stunting Turun, Kepala BKKBN RI Apresiasi Kota Bengkulu

Capaian Prevalensi Stunting Turun, Kepala BKKBN RI Apresiasi Kota Bengkulu

Capaian Prevalensi Stunting Turun, Kepala BKKBN RI Apresiasi Kota Bengkulu

Bengkulu,Beritarafflesia.Com- Prevalensi stunting di Kota Bengkulu turun tajam, dari 12,9 persen di  2022, menjadi 6,7 persen di 2023 turun 6,2 persen.

Capaian ini diapresiasi oleh Kepala BKKBN RI Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) saat kegiatan Visitasi Pelayanan KB dan Dialog di Rumah Sakit Gading Medika, Selasa (7/5/2024).

“Selamat untuk Kota Bengkulu angka stuntingnya turun hingga 6,2 persen. Ini cukup signifikan turunnya,” ujar Hasto.

Meskipun prevalensi turun, Kota Bengkulu tak mau lengah. Di bawah pimpinan Pj Walikota Bengkulu Arif Gunadi. Pemkot tetap fokus menangani stunting, dan menargetkan angkat tersebut kembali turun bahkan zero stunting.

Untuk itu, Arif ingin pemerintah dan para stakeholder terus bersinergi mewujudkan semua itu. Sebab, Pj Walikota tidak bisa bekerja sendirian tanpa bantuan dan dukungan berbagai pihak.

Baca Juga  Pemkot Pastikan Akan Ketersediaan Buffer Stock Cukup Menipis
Capaian Prevalensi Stunting Turun, Kepala BKKBN RI Apresiasi Kota Bengkulu

Pada intinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang dikomandoi Pj Sekda Eka Rika Rino fokus melakukan konvergensi pencegahan stunting.

Upaya konvergensi stunting selaras dengan program Pemerintah Pusat yang menargetkan prevalensi stunting turun hingga 14 persen. Untuk Kota Bengkulu, TPPS menargetkan turun menjadi zero stunting. Tim terus berusaha dan bekerja keras demi mendapatkan hasil terbaik dan membawa nama Kota Bengkulu menjadi yang terbaik dengan capaian zero stunting ke depannya.

Pada target ini juga perlu penguatan komitmen akan kolaborasi pentahelix dalam upaya percepatan penurunan stunting sangatlah penting. Kegiatan ini menjadi wadah forum peduli stunting yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, media, dan lembaga swadaya masyarakat dengan tujuan terbentuk koordinasi yang baik antar instansi.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru