Demi Tingkatkan PAD, Zainubi Harap Perusahaan Dapat Lakukan Uji Lab Di DLHK Provinsi Bengkulu

- Penulis

Senin, 6 Juni 2022 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kepala UPTD laboratorium DLHK provinsi Bengkulu, Zainubi

kepala UPTD laboratorium DLHK provinsi Bengkulu, Zainubi

Beritarafflesia.com – Perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan, perkebunan, CPO, dan karet, memiliki kewajiban melakukan uji limbah cair, kualitas air, serta limbah domestik setiap bulannya.

Hanya saja dari total perusahaan yang ada di provinsi Bengkulu, belum semuanya menggunakan jasa laboratorium dinas lingkungan hidup dan kehutanan (DLHK) provinsi Bengkulu untuk uji tersebut.

Hal ini diakui oleh kepala UPTD laboratorium DLHK provinsi Bengkulu, Zainubi. Sesuai peraturan yang berlaku, bahwa perusahaan wajib melakukan uji limbah cair, kualitas air, dan limbah domestik setiap bulannya.

“Kemudian hasil pengujian dilaporkan per triwulan kepada OTD terkait dalam hal ini dinas LHK provinsi Bengkulu,” ungkap Zainubi, Senin (06/06/22).

Zainubi mengatakan memang dalam pengujian ini pihak perusahaan bisa menggunakan laboratorium lain, sehingga sampai saat ini belum seluruh perusahaan melakukan pengujian di laboratorium dinas LHK, padahal jika perusahaan melakukan uji Lab milik pemprov, maka hal itu akan menjadi salah satu sumber peningkatan PAD.

Baca Juga  Usin Anggota DPRD Provinsi Terus Suport DLHK Berdayakan Masyarakat Olah Sampah Bernilai Ekonomis

“Sebenarnya dalam pengujian ini merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD),” kata Zainubi.

Menurutnya dengan potensi yang ada, pihaknya mendorong agar diterbitkan surat edaran (SE) Gubernur yang sifatnya berupa himbauan.

“Sehingga kedepannya perusahaan-perusahaan yang ada di provinsi Bengkulu maupun pihak lain penghasil limbah atau pemanfaatan air, dapat melakukan uji di laboratorium kita ini,” harap Zainubi.

Zainubi mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan PAD dari pengujian yang dimaksud mencapai 3,3 miliar dengan target minimal 15% atau Rp.450 juta.

“Kita optimis ketika SE berupa himbauan, membuat suatu perusahaan melakukan uji di laboratorium, maka bukan barang mustahil target PAD dapat tercapai,” tutup Zainubi. (Adv)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Berita Terbaru