Diduga Pencemaran Limbah Dari PT.SBS, Mengakibatkan Ikan Banyak Mati di Sungai Air Desa Nanjungan

Bengkulu Selatan- Beritarafflesia.com Di duga akibat pencemaran limbah PT.SBS banyak ikan dan udang mabuk dan banyak yang mati di sungai air selali Desa Nanjungan kecamatan Pino Raya,Kabupaten Bengkulu Selatan.kamis 16/11/2023.

    Diduga Pencemaran Limbah Dari PT.SBS, Mengakibatkan Ikan Banyak Mati di Sungai Air Desa Nanjungan

Sejumlah warga menduga banyaknya ikan dan udang mati di sungai air sekali akibat pencemaran limbah

pengolahan buah tandan segar dari PT.SBS.

Saat kejadian banyaknya ikan dan udang yang mabuk bahkan banyak yang mati akibat pencemaran dari limbah pabrik pt sbs,awak media langsung ke lokasi sungai air selalu dekat pabrik yang ada di desa nanjungan pino raya.

Dan benar adanya sesampainya di lokasi memang betul banyak ikan dan udang yang mati,bahkan hewan air jenis biawak juga ada yang mabuk,kita media melihat langsung kejadian tersebut,ada video nya sama kita.

Saat di konfirmasi salah seorang warga yang namanya nggak dipublikasikan menjelaskan:

“iya memang betul banyak ikan dan udang mati akibat limbah pabrik ini,saat ikan mabuk saya sempat mengambil kira kira 1 kg,dan di hilir sana banyak juga kawan kawan yang lain mengambil,ungkapnya.

Akibat limbah dari pabrik ini,kami sebagai masyarakat merasa dirugikan,sebab sungai air sekali ini tempat kami berusaha,tempat kami mencari ikan,

dengan tercemarnya sungai ini kami tidak bisa lagi mencari ikan disini,karena takut ikan yang masih ada sudah tak layak konsumsi lagi.

Sungai ini juga tempat kami mandi,gara gara mandi di sungai ini saya kena gatal gatal (koreng),saya perna buat sumur galian,tapi itu lihat lah sendiri,air nya sudah hitam juga,jelasnya.

Jadi saya sebagai masyarakat di desa ini yang berhubungan langsung dengan sungai air sekali ini memohon kepada pihak terkait atau pihak yang berwenang untuk memproses masalah limbah pabrik yang telah meresahkan dan merugikan kami sebagai masyarakat disini.

Dengan penyampaian masyarakat,atas kejadian pencemaran di duga limba dari pt.sbs ini yang mengakibatkan banyak ikan mati,dan mengurang mata pencarian masyarakat untuk mencari ikan di sungai tersebut,bahkan sungai tersebut tidak bisa di manfaatkan untuk mandi lagi.

Pihak media akan menyampaikan langsung kepada DLHK dan pihak yang berkompeten lainnya,supaya bisa menindak lanjuti terkait pencemaran limba ini yang berdampak kepada masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan,konfirmasi kepada pihak PT SBS terus di upayakan.(ynt)