Bengkulu,Beritarafflesia.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu memastikan belum ada laporan kasus baru ginjal akut pada anak di Bengkulu.
Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengaku terus mengingatkan fasilitas kesehatan agar segera melaporkan temuan kasus ginjal akut pada anak, agar bisa segera ditangani dengan cepat.
Herwan mengaku masih menunggu Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan terkait pengawasan dan penarikan obat sirop yang memiliki kandungan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).
Biasanya Kemenkes RI akan mengeluarkan surat edaran ke daerah yang wajib ditindaklanjuti oleh kabupaten/kota.
“Kalau kejadian beberapa waktu lalu, sudah ditindkalanjuti. Termasuk penarikan obat-obatan yang dilarang. Untuk yang saat ini, masih menunggu SE,” ujar Herwan.
Ia mengaku terus berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk memantau perkembangan.
Fasilitas kesehatan juga diminta memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terlalu takut mengonsumsi obat sesuai yang dianjurkan.
BPOM telah mengeluarkan rekomendasi obat yang aman dikonsumsi anak-anak.
“Jika memang dianjurkan dokter, artinya obat itu sudah ada rekomendasi boleh dikonsumsi anak, jadi jangan terlalu takut berlebihan,” pungkas Herwan.(ta)












