DJPb Pemprov dan DPRD Provinsi Soroti Belum Tersalurnya DAK Fisik Hingga Batas 14 Maret 2024

- Penulis

Rabu, 13 Maret 2024 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DJPb Pemprov dan DPRD Soroti Belum Tersalurnya DAK Fisik Hingga Batas 14 Maret 2024

DJPb Pemprov dan DPRD Soroti Belum Tersalurnya DAK Fisik Hingga Batas 14 Maret 2024

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu mencatat bahwa hingga bulan Maret ini, penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota maupun Provinsi belum terlaksana.

Pemerintah Pusat memberikan tenggat waktu hingga 14 Maret 2024 mendatang untuk penandatanganan DAK Fisik. Yang menjadi catatan penting bagi setiap Pemda dalam percepatan realisasi anggaran tahun 2024.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, Bayu Andy Prasetya menyampaikan hingga saat ini belum terjadi penyaluran anggaran.

“Kita sudah memonitor dari sisi realisasi anggarannya sampai dengan hari ini masih nol atau nihil penyaluran,” terang Bayu.

Meskipun demikian, pengadaan barang dan jasa masih berlangsung. Bayu mengimbau agar DAK Fisik segera menyelesaikan kontrak sebelum tanggal 14 Maret 2024. 

“Kami himbau para pengampu DAK Fisik, kalau bisa sebelum 14 Maret 2024 ini sudah bisa ditandatangani kontraknya,” kata Bayu.

Baca Juga  Gubernur Bengkulu Menemui Perwakilan Massa Aksi Demo Hari Tani Nasional

Penyelesaian penandatanganan kontrak sebelum 14 Maret tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan dana yang tersisa.

“Dengan adanya sisa dana sebelum 14 Maret ini, nanti bisa dimintakan persetujuan untuk dioptimalisasi untuk digunakan,” jelasnya.

Disisi lain, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Bengkulu, Hj. Erna Sari Dewi, SE, mengingatkan tentang keterbatasan anggaran di tahun 2024.

“Anggaran APBD tahun 2024 cukup terbatas untuk pembangunan fisik. Mengingat banyak anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada akhir tahun mendatang,” ungkapnya.

Erna menyoroti bahwa kegiatan penyerapan aspirasi atau kegiatan reses menunjukkan masih banyaknya kebutuhan infrastruktur yang belum terpenuhi, terutama di Kota Bengkulu dan kemungkinan di kabupaten lainnya.

 “DPRD Provinsi Bengkulu mendorong kepada jajaran Pemprov Bengkulu dan pihak terkait lainnya dapat memiliki inisiatif mengatasi keterbatasan anggaran untuk menampung keberlanjutan pembangunan di Bengkulu,” ujarnya.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama
Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global
Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha
Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri
Pemprov Bengkulu Perkuat Literasi Digital Ramah Anak Lewat Bimtek Linimasa Bersama Komdigi
Helmi Hasan Pastikan Pembangunan Jalan di Benteng Berlanjut Hingga 2026
Safari Ramadan di Rawa Makmur, Helmi Hasan Kucurkan Rp. 50 Juta Untuk Masjid dan Rp.30 M Untuk Jalan Kalimantan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:50 WIB

Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kominfotik Bengkulu Tegaskan Komitmen Bersama

Sabtu, 18 April 2026 - 22:24 WIB

Kopi Bengkulu Siap Naik Kelas, Pemprov Dorong Hilirisasi dan Daya Saing Global

Kamis, 9 April 2026 - 09:43 WIB

Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lebong, Gubernur Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:42 WIB

Menuju Kawasan Industri Pulau Baai, Pemprov Bengkulu Himpun Pelaku Usaha

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:10 WIB

Inflasi Bengkulu Zona Hijau, Kepala Daerah Diminta Pantau Bapok Jelang Idulfitri

Berita Terbaru