Dukcapil Kota Bengkulu Lakukan Perekaman KTP Elektronik ODGJ

- Penulis

Senin, 1 Januari 2024 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu Widodo

Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu Widodo

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu terus melakukan aksi jemput bola untuk melakukan perekaman kartu tanda penduduk (KTP) elektronik untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayah tersebut.

Kepala Dukcapil Kota Bengkulu Widodo menerangkan, aksi tersebut dilakukan untuk memastikan ODGJ di Bengkulu memiliki data kependudukan.

“Data kependudukan sangat penting dilengkapi, oleh karena itu kami melakukan metode datang bola dimana peralatan portable kami bawa ke tempat-tempat penampungan dan melakukan pendataan,” kata dia di Kota Bengkulu, Sabtu.

Dengan lengkapnya data ODGJ di Kota Bengkulu dapat menjadi bahan penentu kebijakan pemerintah daerah.

Sementara itu, hingga saat ini Dukcapil Kota Bengkulu telah melakukan perekaman KTP elektronik terhadap ODGJ sebanyak 50 orang, meskipun demikian pihaknya terus berupaya untuk tingkatkan agar di seluruh penjuru Kota Bengkulu terdata.

Dukcapil Bengkulu Telah Lakukan Perekaman KTP Eektronik Kepada 50 ODGJ

Di sisi lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu menjamin hak suara bagi ODGJ atau penyandang disabilitas mental untuk mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan menyertakan surat keterangan dokter.

Baca Juga  Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bengkulu Kunjungi GOR,Soroti Ketidaklayakan Fasilitas yang Ada

Divisi Perencanaan Data dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu Bambang Meiliansyah menerangkan, terdapat regulasi khusus yang mengatur tentang pelaksanaan teknis pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk pemilih ODGJ wajib menyertakan surat keterangan dokter saat pemungutan suara.

“KPU tetap melayani sesuai regulasi, seperti surat keterangan dokter pernyataan kondisi pemilih bersangkutan bisa menggunakan hak suaranya,” ujar dia.

Hal tersebut dilakukan, sebab tidak semua penyandang disabilitas mental dapat mengikuti proses pemungutan suara pada Pemilu 2024. 

Karena, proses pemungutan suara bagi ODGJ tergantung dengan keterangan dari dokter yang menangani nya dengan minimal orang bersangkutan dapat mengenali dirinya dan membawa syarat memilih untuk bisa mencoblos.(BR1)ADV

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 
Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi
Tujuh Guru MIN 1 Rejang Lebong Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Profesional melalui Yudisium PPG UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Teguhkan Komitmen Green Campus melalui Penandatanganan Piagam SDGs
UIN FAS Bengkulu Terima Kunjungan IAIN SAS Babel Bahas Penguatan Tata Kelola Akademik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:46 WIB

Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:37 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:53 WIB

UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi

Berita Terbaru