Gawat Ini, TPA Air Sebakul Tak Mampun Tampung Sampah Lagi, Pemkot Harus Cari Alternatif Lainnya

- Penulis

Selasa, 17 Januari 2023 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gawat Ini, TPA Air Sebakul Tak Mampun Tampung Sampah Lagi, Pemkot Harus Cari Alternatif Lainnya

Gawat Ini, TPA Air Sebakul Tak Mampun Tampung Sampah Lagi, Pemkot Harus Cari Alternatif Lainnya

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Penanganan permasalahan sampah secara menyeluruh perlu dilakukan alternatif-alternatif pengelolaan. Landfill atau area yang menjadi tempat pembuangan akhir (TPA) sampah bukan merupakan alternatif yang sesuai. Karena, tidak berkelanjutan dan menimbulkan masalah lingkungan.

Selain itu, alternatif-alternatif tersebut harus bisa menangani semua permasalahan pembuangan sampah dengan cara mendaur ulang semua limbah kembali ke ekonomi masyarakat atau ke alam, sehingga dapat mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kota Bengkulu bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu.

Kata Wakil Ketua Komisi II  Pudi Hartono, sampah di Kota Bengkulu hanya dikumpulkan, diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Air Sebakul. Permasalahannya adalah, TPA yang terletak di Air Sebakul disinyalir sudah tidak mampu lagi menampung sampah warga Kota Bengkulu.

Lebih lanjut diungkapkan, untuk mengatasi masalah sampah tersebut pentingnya transformasi dari sentralisasi menjadi desentralisasi sampah sehingga tidak terjadi penumpukan sampah di satu tempat saja (TPA). Tapi dari masing-masing sumber sampah sudah bisa dikelola.

Baca Juga  Rapat Evaluasi Rutin, RSHD Kota Bengkulu Komitmen Beri Pelayanan Paripurna Pada Masyarakat

“Nah, perubahan paradigma ini penting. Bagaimana pengurangan sampah harus dilakukan di sumber. Jadi bukan lagi akhirnya di TPA.”

Ketua Komisi II, Nuzul SE menambahkan, yang menjadi persoalan adalah masalah alokasi anggaran yang masih kembang-kempis.

“Nah, jadi yang paling penting itu bukan hanya teknologi, tapi aspek lain juga harus dikaji. Khususnya dari sisi pendanaan. Selain itu, sosial budaya juga penting. Kalau kita punya teknologi dan uang, tapi kalau masyarakat tidak mau buang sampah di tempat yang seharusnya, itu susah juga,” katanya.

Bagaimana dengan Kadis LH Kota Bengkulu, Riduan. Ia mengatakan, tidak mungkin pengolahan sampah bisa berhasil tanpa ada peran serta masyarakat.

“Jadi, seandainya semua masyarakat mau melakukan ini, saya yakin sampah tidak akan menjadi persoalan, tapi sahabat bagi kita semua,” pungkasnya.(tut)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat
Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng
Pemkot Bengkulu Tegaskan Aksi Buang Sampah di Kantor Wali Kota dan DPRD Langgar Hukum
Tata Pasar Panorama, Pemkot Bengkulu Gratiskan Retribusi PKL Selama Tiga Bulan
Pemkot Bengkulu Gelar Gotong Royong di Kawasan Wisata Pantai Panjang
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:32 WIB

HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:52 WIB

Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:11 WIB

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng

Berita Terbaru