Gelar Rakor, Pemkot Antisipasi Kenaikan Harga dan Kendalikan Inflasi

- Penulis

Senin, 15 Januari 2024 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com– Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual meeting di Monitoring Center, kantor Diskominfo, Senin (15/1).

Rakor dipimpin oleh Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) Tomsi Tohir.

Tomsi menyampaikan, rakor inflasi yang diselenggarakan setiap hari senin di setiap minggunya tersebut bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan inflasi di dunia, nasional hingga daerah.

“Sebagai evaluasi kami. Oleh sebab itu, kami mohon penjelasannya tidak berulang dan kita fokus pada hal-hal kenaikan harga dan mengantisipasi kenaikan inflasi,” ujar Tomsi Tohir.

Sementara itu, Direktur Statistik Harga BPS RI Windhiarso Putranto menyampaikan tinjauan inflasi dan indeks perkembangan harga pada minggu ke-2 Januari 2024.

Ia mengatakan, terjadi penurunan inflasi pada bulan Januari 2024 dibandingkan dengan Desember 2023. Dimana, pada bulan Januari terdapat penurunan permintaan transportasi.

Kemudian, penyebab inflasi di bulan Januari masih dipengaruhi oleh cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras, ikan segar, minyak goreng dan beberapa komoditas pangan lainnya.

Baca Juga  Pemkot Hibahkan Lahan Untuk Pembangunan Safeti Driving Center Kepada Polda Bengkulu

“Tingkat inflasi pada bulan Januari relatif lebih rendah dibandingkan pada bulan Desember. Ada berapa faktor yang mempengaruhi, seperti beberapa komoditas yang semakin berkurang konsumsinya,” jelasnya.

Sedangkan untuk Kota Bengkulu, Kabag Ekonomi Setda Kota Dadi Hartono mengatakan segera menindaklanjuti arahan dari Kemendagri untuk mengantisipasi kenaikan harga dan mengendalikan inflasi.

“Dalam waktu dekat kita akan gelar rakor, ini untuk evaluasi sekaligus persiapan pengendalian inflasi jelang ramadan dan lebaran 2024,” ujar Dadi.

Selain itu, Pemkot juga terus melanjutkan beberapa program pengendalian inflasi ditahun 2023 pada 2024, mengingat komoditas penyebab inflasi tak jauh berbeda.

“Pasar murah tetap kita laksanakan. Selain itu, ada juga penyiapan bibit cabai oleh Dinas Pangan. Kemudian rokok, ini juga penyebab inflasi. Kita akan mengurangi ini dengan membuat regulasi. Dan terakhir kita menyiapkan toko pangan ado galo di pasar panorama dan minggu,” tutupnya.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat
Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng
Pemkot Bengkulu Tegaskan Aksi Buang Sampah di Kantor Wali Kota dan DPRD Langgar Hukum
Tata Pasar Panorama, Pemkot Bengkulu Gratiskan Retribusi PKL Selama Tiga Bulan
Pemkot Bengkulu Gelar Gotong Royong di Kawasan Wisata Pantai Panjang
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:32 WIB

HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:52 WIB

Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:11 WIB

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng

Berita Terbaru