Gubernur Bengkulu Ajak ‘Keroyokan’ Tangani Penanganan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting

- Penulis

Kamis, 26 Januari 2023 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.com- Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menyebut, penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting akan dilakukan secara keroyokan.

Hal ini sesuai intruksi Presiden Joko Widodo. Di mana, penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem menjadi program prioritas pemerintah pada tahun 2023.

“Menangani kemiskinan ekstrem dan stunting tidak mungkin bisa berdiri sendiri, maka harus dilakukan secara keroyokan melibatkan peran TNI/POLRI, Kejaksaan, Lanal, Binda dan unsur Forkopimda lainnya,” kata Gubernur.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, pada September 2017 hingga September 2022 kemiskinan Bengkulu menurun.

Angka kemiskinan  September 2020 sempat kembali meningkat menjadi 15,30 persen akibat pandemi Covid -19, namun pada September 2022 dapat kembali ditekan menjadi 14,34 persen.

“Tahun 2023 ini, Bengkulu masuk dalam 10 Provinsi dengan penurunan presentasi angka kemiskinan sebesar 0,28 persen.

Baca Juga  Gerakan Nasional 1000 Startup 2023,Isnan Pajri; ini  Modal Positif Terhadap Potensi Inovasi Dalam Membangun Startup Digital Sektor Agribisnis Provinsi Bengkulu

Di mana angka penduduk miskin ekstrem mengalami penurunan pada tahun 2021 dari 74.840 menjadi 73.330 pada tahun 2022,” kata Rohidin.

Berdasarkan survey status gizi Indonesia (SSGI) data prevalensi stunting Provinsi Bengkulu sebesar 22,1 persen, dan untuk data stunting tertinggi berada di Kabupaten Rejang Lebong yakni sebesar 26,0 persen dan terendah di Kabupaten Kaur sebesar 11,3 persen.

Dikatakan Rohidin, terdapat sejumlah Kabupaten yang angka prevalensi stunting masih tinggi yakni Rejang Lebong 26,0 persen, Bengkulu Tengah 25,5, persen dan Seluma 24,7 persen.

“Kementerian keuangan menyampaikan akan ada dana insentif daerah, bagi Provinsi yang berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem dan stunting.

Namun, lebih penting daripada itu ketika angka kemiskinan dan stunting bisa turun,” pungkas Rohidin.(tut)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi
HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih
Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais
Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih
Terima Audiensi Kepala Kanwil DJPb, Helmi Hasan Tegaskan Pentingnya Sinergi Pembangunan
Jelang Wajib Halal 18 Oktober, Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan RPH
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:05 WIB

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Bengkulu Perkuat Dukungan untuk Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Bengkulu Tinjau Infrastruktur Pengendali Banjir Sungai Air Bengkulu, Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Helmi Hasan Resmikan Titik Nol Jalan Simpang 4 Gunung Selan- Lais

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Jelang Operasional, Pemprov Bengkulu Matangkan Verifikasi Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru