Gubernur Bengkulu Rohidin, Beri Bantuan Uang Duka Korban Tenggelam

Gubernur Bengkulu Rohidin, Beri Bantuan Uang Duka Korban Tenggelam.

Bengkulu Selatan, Beritarafflesia.com- Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan bantuan uang duka kepada keluarga korban tenggelam di Sungai Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menyampaikan ucapan duka yang mendalam mewakili pemerintah dan masyarakat atas musibah yang dialami oleh keluarga korban.

Rohidin berharap keluarga korban dapat tetap tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan yang berat itu. Bantan uang duka tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga korban.

“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Bengkulu ikut berbelasungkawa, rasa ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang pasti terasa sangat berat dirasakan oleh keluarga korban,” ungkap Rohidin di rumah salah satu korban tenggelam di Desa Tanjung Negara, Jumat (5/4/2024).

Walaupun belum sempat berkunjung saat kejadian, namun kejadian musibah tersebut terus dipantau melalui Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.

Lanjutnya, sebagai bentuk kepedulian pemerintah, maka diupayakan lah agar keluarga korban tenggelam yang berjumlah 4 orang tersebut mendapatkan dana santunan.

“Alhamdulillah, proses pengajuan santunan itu telah selesai dan pada hari ini kita berikan uang santunan kepada masing-masing keluarga korban sebesar Rp 15 juta,” kata dia.

“Untuk itulah kehadiran kami di sini menyampaikan ungkapan bela sungkawa, sekaligus menyampaikan tali asih uang duka dari pemerintah. Serta kami mendoakan agar keluarga besar diberikan kekuatan dan kesabaran,” demikian Rohidin.

Sebelumnya dikabarkan ada 4 orang warga di Kecamatan Kedurang hanyut akibat terseret arus Sungai Kedurang pada, Rabu 21 Februari 2024 pukul 14.35 WIB.

Sementara sampai saat ini masih ada 3 korban lagi yang masih belum ditemukan. Ketiganya yakni, Marsanaini (51) warga Desa Keban Agung II.

Kemudian, Musdiana (42) warga Desa Tanjung Negara, dan satu lagi Ahdawati (76) warga Desa Durian Sebatang, semuanya berasal dari Kecamatan Kedurang.

Sedangkan untuk korban yang telah ditemukan baru 1 orang yakni, Sunaidah (51), yang merupakan istri dari Kades Tanjung Negara Kecamatan Kedurang.(BR1)