Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Menekankan Tidak Ada Pesanan Atau Titipan Di Regsosek

- Penulis

Jumat, 19 Mei 2023 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Rohidin Pastikan Perangkat  RT/RW, Dalam Program Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi Tidak Ada “Pesanan Atau Titipan’

Gubernur Rohidin Pastikan Perangkat RT/RW, Dalam Program Pendataan Registrasi Sosial Ekonomi Tidak Ada “Pesanan Atau Titipan’

Bengkulu, Beritarafflesia.com,-Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menekankan pada perangkat RT/RW agar jangan ada nama “pesanan atau titipan” dalam program pendataan registrasi sosial ekonomi.

“Jangan ada lagi ‘nama pesanan atau titipan’ (dalam mengkategorikan status kesejahteraan sosial masyarakat). Potret kondisi masyarakat harus benar-benar sesuai dengan keadaan riil,” kata Rohidin Mersyah saat berbicara dengan perangkat RT/RW di Kelurahan Dusun Besar, Kota Bengkulu, Bengkulu, Jumat,19/05/2023.

Menurut Rohidin Mersyah tidak ada lagi warga yang tidak terdata dalam Reg Sosek yang digelar BPS karena program tersebut telah melibatkan semua unsur di daerah seperti, kelurahan, RT, RW, unsur masyarakat, bahkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas. 

“Juga tidak ada lagi masyarakat yang terdata tidak sesuai dengan kelas-kelasnya, klas 1, 2, 3 atau 4,” kata dia lagi

Pengkategorian masyarakat dalam pendataan Reg Sosek kata dia yakni, kelas 1 untuk masyarakat yang didata kondisi ekonominya sangat miskin, kelas 2 miskin, kelas 3 rentan miskin dan kelas 4 tidak miskin. 

Baca Juga  Ciptakan Keamanan Pilkada 2024, Polda Bengkulu Gelar Ngopi Bareng Dengan Forkopimda Provinsi Bengkulu

Dengan keakuratan data yang dikerjakan secara bersama-sama dengan seluruh unsur di daerah itu menurut dia tentunya akan menghasilkan data sebenarnya sesuai kondisi sosial masyarakat. Hal itu tentu bermanfaat sebagai acuan untuk berbagai program tepat sasaran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, Rohidin mengingatkan pentingnya keakuratan dan kemurnian data, karena dampak yang ditimbulkan akan sangat besar di kemudian hari jika data tidak terpotret secara benar.

“Ke depan ada tanggung jawab moral semua pihak atas data ini. Kalau masih tidak sesuai dengan fakta, maka yang kena adalah kita (semua unsur yang terlibat dalam menyusun Reg Sosek). Maka, saat menyusun data, kalau RT/RW ragu masyarakat masuk kelas mana, bisa tanya Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat lain untuk memastikannya,” ujarnya. (BR) adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 
Pemprov Focus Matangkan Perubahan Perda, Perampingan OPD Demi Perkuat Efektivitas Pemerintahan
21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global
BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah
Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit
Ketua AMJ Tegaskan Media Harus Jadi Benteng Melawan Hoaks dan Menjaga Kritik Berkualitas
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Benteng Marlborough Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
AMJ–Azwira Bengkulu Gelar Diskusi Publik “Kritik Tanpa Jerat Hukum”
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:42 WIB

Dukung Program Bantu Rakyat, Wagub Mian Ajak 143 Pemegang IUP MBLB Bersinergi 

Senin, 6 Juli 2026 - 11:26 WIB

21 Lulusan SMK Bengkulu Siap Bekerja di Jepang, Pemprov Cetak SDM Berdaya Saing Global

Senin, 6 Juli 2026 - 10:36 WIB

BLINC 3.0 Resmi Digelar, Pemprov Bengkulu Bidik Investasi Rp5,7 Triliun Lewat Promosi Potensi Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:33 WIB

Pemprov Matangkan Rencana Penerapan Pajak Air Permukaan pada Perkebunan Kelapa Sawit

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:00 WIB

Ketua AMJ Tegaskan Media Harus Jadi Benteng Melawan Hoaks dan Menjaga Kritik Berkualitas

Berita Terbaru