Indahkan Instruksi Mendagri, Pemkot Masifkan Penanganan Covid-19 di Kota Bengkulu

- Penulis

Selasa, 4 Mei 2021 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bengkulu.Beritarafflesia.com – Meningkatnya angka Covid-19 diberbagai daerah di Indonesia khususnya di Kota Bengkulu menjadi perhatian Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh Gubernur, Walikota dan Bupati se-Indonesia dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan dan penanganan Covid-19.

Tercatat Kota Bengkulu menduduki peringkat ke-3 se-sumatera dalam kasus ini. Melihat hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tak tinggal diam, berbagai kebijakan langsung diambil dalam rangka menurunkan angka Covid-19 seperti keputusan KBM dari tatap muka kembali ke daring, pembatasan mobilitas, melarang buka bersama dan berbagai kebijakan lainnya sesuai dengan anjuran Pemerintah Pusat ke Pemda dalam menekan angka positif Covid-19.

“Kita juga prihatin melihat kondisi ini, semoga predikat ini segera turun dan Kota Bengkulu kembali ke zona hijau. Berbagai kebijakan sudah kita lakukan, ini akan digencarkan sosialisasinya ke masyarakat agar mengindahkan berbagai regulasi baik dari Pemkot maupun Pusat dalam mencegah penyebaran virus Covid-19,” jelas Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Selasa (4/5/2021).

Tak hanya itu, Dedy membeberkan salah satu upaya pemerintah dalam menekan angka Covid-19 ialah melakukan vaksin. “Mohon para masyarakat yang belum vaksin, mari lakukan vaksin dipuskesmas terdekat. Satu lagi jangan lupa gerakan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas,” tambahnya.

Baca Juga  Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Dinkes Provinsi Bengkulu Lakukan Langkah Antisipatif

Ditempat yang berbeda, Kadinkes Susilawaty menjelaskan memang benar adanya peningkatan setiap harinya.

“Memang ada peningkatan, tetapi kita bersama seluruh pihak seperti TNI, Polri terus melakukan berbagai upaya agar tidak ada terjadi tsunami Covid-19 di Kota Bengkulu. Pembatasan mobilitas pun dilakukan gugus tugas dari berbagai aspek. Disini kita juga minta masyarakat mwngindahkan berbagai kebijakan yang diambil pemerintah. Seperti pelaksanaan salat tarawih harusnya kapasitasnya hanya 50 persen dibanding biasanya, tetapi masih ada saja yang abai, bahkan tidak mengunakan masker, mencuci tangan dan tidak jaga jarak,” tutur Susilawaty.

Dengan adanya peningkatan, Susilawaty menegaskan kepada masyarakat harus lebih waspada dan tak abai prokes serta memasifkan berbagai penangan mulai dari tingkat RT dan RW. (Joe)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru