Kadispendik Benteng Angkat Bicara Terkait Video Syur Diduga Mirip Oknum Guru

Bengkulu Tengah511 Dilihat

Foto/  Video Syur Diduga Mirip Seorang Oknum Guru

BENGKULU TENGAH,Beritarafflesia.com, – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Tengah, Tomi Marisi, akhirnya buka suara terkait beredarnya sebuah video syur yang diduga mirip dengan salah satu tenaga pendidik di wilayah kabupaten Benteng.

Peristiwa yang menampar dunia pendidikan ini mencuri perhatian publik setelah  video syur oknum guru tersebar luas di media sosial sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (Kamis, 27/11/2025)

Video berdurasi beberapa detik itu memperlihatkan seorang perempuan dan Pria paruh baya bermesraan di dalam sebuah kamar. Selain video, ada juga beberapa foto yang menunjukkan adegan mesra dua sejoli tersebut.

Baca Juga  Camat Pondok Kubang Bantah Isu Surat Kaleng, Tegaskan Tidak Ada Intimidasi Terhadap Kepala Desa
Foto/  Syrur Dua Sijoli oknum guru di benteng

Merespons kegaduhan publik, Kepala dinas pendidikan Bengkulu tengah Tomi Marisi menegaskan, pihaknya telah menerima laporan resmi terkait kemunculan konten bermuatan asusila tersebut.

Ia menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan bergerak cepat untuk melakukan verifikasi dan menggali fakta sebenarnya sebelum mengambil langkah lebih lanjut.,jika vedio itu benar oknum guru yang bertugas di wilayah benteng,maka pihaknya akan memberi sangsi tegas

“Ya, benar. Kami telah mendapatkan laporan mengenai beredarnya video yang diduga mirip salah satu oknum tenaga pendidik. Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung menginstruksikan staf untuk melakukan pengecekan awal. Namun, sampai saat ini kami belum mendapat kepastian terkait keterangan lebih jauh sebelum mendengar langsung klarifikasi dari pihak bersangkutan, kalau memang benar sangsi tegas akan kita terapkan” tegas Tomi.

Baca Juga  Peserta Pelatihan KDKMP Bengkulu Tengah Kecewa, Sebut Mekanisme Panitia Tidak Konsisten

Ia menambahkan bahwa pemanggilan terhadap individu yang diduga terkait akan dilakukan dalam waktu dekat secara resmi oleh dinas. Pemanggilan ini dimaksudkan untuk memastikan kebenaran informasi, menghindari fitnah, serta menjaga integritas lembaga pendidikan di Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Kami akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan secara langsung. Kami ingin mengetahui duduk perkara dengan sebenar-benarnya. Tidak boleh ada keputusan terburu-buru tanpa dasar yang jelas. Kami berkomitmen menjaga Marwah dunia pendidikan, namun tetap menjunjung asas kehati-hatian,” lanjutnya.

Kadis pendidikan ini juga mengingatkan masyarakat agar tidak turut menyebarluaskan konten asusila tersebut, mengingat penyebaran materi melanggar norma dapat berkonsekuensi hukum UUD ITE.

Baca Juga  120 Anggota Pramuka Benteng Dilepas ke Jambore Daerah Kaur, Dorong Pembentukan Karakter Pemuda

Tomi kembali menghimbau bahwa penyebaran video pribadi — terlepas  benar atau salah identitas dalam video tersebut merupakan tindakan yang dapat memperburuk kondisi psikologis pihak yang dituduhkan dan menghambat penyelidikan resmi.

“Kami imbau masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan atau memperkeruh situasi. Serahkan proses dugaan pornografi ini kepada ke pihak berwajib” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan masih melakukan penelusuran internal dan belum memberikan kesimpulan akhir. Mengenai informasih kebenaran video maupun foto yang beredar belum ada keterangan dari pihak yang bersangkutan. “demikian.( Rizon)

Share