Beritarafflesia.com – Mengikuti banyak kompetisi di luar Bengkulu akan menambah jam terbang para atlet, setiap pengalaman yang didapat akan menjadi modal bagus guna mengukir prestasi. Namun, semakin banyak kompetisi yang diikuti, tentu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit juga.
Tidak harus bergantung dengan anggaran daerah, maka dari itu, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu tengah berupaya mencari sumber anggaran baru dengan membangun sinergitas dengan berbagai pihak.
“Kita bisa dan berupaya mendapatkan anggaran dari sumber lain, seperti CSR, sponsorship, dan sebagainya,” ungkap Kadispora Provinsi Bengkulu Atisar Sulaiman, Senin (28/02/22).
Atisar mencontohkan penyelenggaraan Porwil Sumatera X, di mana Bengkulu menjadi tuan rumahnya, sukses besar dan kemeriahan penyelenggaraan porwil berkat dukungan dari berbagai pihak. Begitu juga pengembangan olahraga di provinsi lain yang tidak terpaku kepada anggaran daerah yang biasanya dikelola oleh KONI.
“Karena sebenarnya olahraga bisa maju di provinsi lain karena itu, jadi itu yang perlu kita gali sekarang, jadi tidak fokus dari pemerintah dananya,” tambahnya.
Ketika setiap cabor memiliki sponsorshipnya masing-masing, itu akan sangat menunjang para atlet memperbanyak kompetisi.
“Kita harus sering bertanding dengan atlet-atlet dari luar provinsi. Atlet kita akan banyak pengalaman dan menjadi modal penting untuk mempersiapkan diri menjuarai ajang perlombaan di tingkat nasional,” tutup Atisar. (Adv)












