Kawal Proses Demokrasi di Bengkulu, Ini Penegasan Pj Gubernur Robert

- Penulis

Sabtu, 20 Februari 2021 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Penjabat Gubernur Bengkulu Robert Simbolon memaparkan, sesuai Keputusan Presiden tentang Pengangkatan Penjabat Gubernur, dirinya ditugaskan untuk mengawal proses demokrasi yang sudah berjalan. Selain menyiapkan proses pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur yang telah ditetapkan sebagai pasangan terpilih dalam Pilkada 2020, dirinya juga ingin birokrasi bergegas menyiapkan rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

“Segera disiapkan rancangan RPJMD-nya, sehingga setelah dilantiknya gubernur terpilih nanti, bisa segera menjalankan programnya untuk rakyat,” ungkap Robert Simbolon saat ramah tamah bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak, Jumat (19/2/2021).

Saat ini, lanjut Robert, pasangan Rohidin Mersyah dan Rosjonsyah sudah ditetapkan sebagai pasangan terpilih. Sesuai proses usai penetapan, berada di ranah legislatif. Kendati demikian, birokrasi diharapkan bisa memonitor proses tahapan-tahapannya. Harapannya, proses yang tengah berjalan bisa sesuai jadwal dan pemerintahan dengan segala program pembangunan bisa terus bergerak.

Baca Juga  Bengkulu Berduka,Cawagub Muslihan DS Meninggal Dunia

“Bukan mencampuri urusan politik karena memang kini prosesnya ada di legislatif, tapi terus monitor agar ini kita kawal dan berproses sebagaimana mestinya. Kemudian bisa dilantik oleh Presiden,” tutur pria kelahiran Pallimutan itu.

Robert menambahkan, ditunjuknya Penjabat Gubernur karena memang ada beberapa hal yang secara regulasi tidak bisa hanya dilakukan oleh Pelaksana Harian. Seperti pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih di Provinsi Bengkulu misalnya. Sebagaimana telah dijadwalkan, ada 7 Bupati yang bakal dilantik pada 26 Februari mendatang.

“Kenapa tidak pelantikan gubernur dulu baru nanti dilantik bupati-bupatinya? Ya memang prosesnya demikian. Mari kita kawal proses demokrasi ini, agar daerah kondusif dan pembangunan terus bisa berjalan,” demikian ungkap Robert.

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ
Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu
Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen
Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon
Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik
Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka
Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wagub Bengkulu Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:12 WIB

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:21 WIB

Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WIB

Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen

Senin, 15 Juni 2026 - 20:14 WIB

Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:00 WIB

Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54 WIB