Kerugian Capai Rp.7 M,Kebakaran SMKN 5 Bengkulu Utara Diawali Suara Ledakan, 250 Unit Tab Hangus

Kerugian Capai Rp.7 M,Kebakaran SMKN 5 Bengkulu Utara Diawali Suara Ledakan, 250 Unit Tab Hangus

Bengkulu Utara,Beritarafflesia.Com-Kebakaran yang terjadi di SMKN 5 Bengkulu Utara ternyata diawali dari suara ledakan. 

Suara seperti meledak tersebut berasal dari bagian plafon belakang dalam gedung utama SMKN 5 Bengkulu Utara. 

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh Andika (17) yang saat kejadian itu tengah duduk-duduk di lokasi SMK.

Saat itu Andika dan temannya terkejut lantaran mendengar suara dan mendatangi lokasi. 

Saat itu Andika dan rekannya sudah melihat asap tebal keluarga dari ventilasi gedung utama. 

Saat itu Andika dan rekan-rekannya langsung berteriak meminta tolong pada masyarakat. 

Namun saat itu api sudah dengar cepat membesar. 

Api membakar Ruang Kepala Sekolah, Ruang Sarpras, Ruang Laboratorium Komputer, Gudang Alat, Ruang Guru dan Ruang Tata Usaha. 

Tak tanggung-tanggung kerugian dalam peristiwa ini ditaksir mencapai Rp7 miliar. 

Bukan hanya bangunan gedung, namun nilai kerugian tersebut di antaranya adalah barang-barang di dalam ruang yang terbakar. 

Selain peralatan elektronik dan alat kantor seperti laptop, komputer dan TV Digital. 

Selain itu sebanyak 250 unit tab sekolah yang juga ikut hangus terbakar. 

Alat tersebut merupakan alat praktik pendidikan yang digunakan siswa dalam proses belajar. 

Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Lambe Patabang Birana, S.IK, MH melalui Kapolsek Ketahun IPTU. Freddy EH Simaremare, SH menuturkan hingga pukul 22.00 WIB, Senin, 27 Mei 2024 api sudah padam. 

“Kita bersama masyarakat, TNI dan petugas damkar melakukan pendinginan lokasi,” terangnya. 

Lokasi kebakaran tersebut tidak jauh dari lokasi Polsek Ketahun sehingga sejak awal kejadian Kapolsek dan jajaran personilnya sudah terjun membantu pemadaman api. 

Polisi juga saat ini melakukan memasang garis polisi di lokasi menghindari adanya pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang mengambil keuntungan dari peristiwa tersebut. 

“Saat ini kita sudah mengamankan lokasi dan sebagian personel lagi mengumpulkan informasi. Kita juga membantu pihak sekolah mengumpulkan barang-barang yang mungkin masih bisa diselamatkan,” terangnya. 

Penyelidikan sementara, api dengan cepat membesar karena banyaknya bahan yang mudah terbakar, termasuk kertas di sekolah. 

Selain itu, sejauh ini polisi tidak mendapatkan informasi terkait kemungkinan adanya sumber api di lokasi. 

Maka besar kemungkinan kejadian tersebut disebabkan  karena konsleting listrik. 

“Namun untuk sebab pastinya kita akan lakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek.(BR1)