Kompolnas RI  Menggelar FGD Dalam Rangka Menyusun Arah Kebijakan Polri Kwartal Pertama 2024

- Penulis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompolnas RI  Menggelar FGD Dalam Rangka Menyusun Arah Kebijakan Polri Kwartal Pertama 2024

Jakarta,Beritarafflesia.Com– Kembali Kompolnas RI menggelar rapat khusus yang diawali dengan menggelar Focus Group Discussion dalam rangka merumuskan Arah Kebijakan Polri pada kwartal pertama tahun 2024, di Hotel Grandhika Jakarta Selatan, Kamis, (08/08/2024). 

Dalam Focus Group Discussion ini, Kompolnas menghadirkan unsur Polri dan Bappenas RI sebagai Narasumber untuk memaparkan kebijakan umum perencanaan pembangunan keamanan dalam negeri terkhusus kebijakan, capaian dan perencanaan rencana kerja, rencana strategis hingga grand strategi Polri 2025-2045 yang dihadiri oleh Karojakstra Srena Polri, BJB Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P., dan Rangga Jantan Wargadalam, Koordinator Bidang Kamtibmas Insani Bappenas RI. 

Adapun Komisioner dihadiri oleh Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto, Poengky Indarty, SH, L.L.M., dan Dr. Yusuf Warsyim, S.Ag.,M.H., serta H. Mohammad Dawam, SHI.,M.H. Sementara dari Sekretariat Kompolnas turut hadir, Kepala Sekretariat Kompolnas, Brigjen Pol. Musa Ikioson Tampubolon, Kabag HIK Kombes Pol. Joko Purwanto, Kabag Duknis Kombes Pol. Yogi Yusuf Napitupulu, Kabag Ren. Kombes Pol. Rusdiani dan sejumlah unsur Sekretariat Kompolnas. Dalam pada itu, Anggota Kompolnas Irjen. Pol. (Purn) Dr. Benny J. Mamoto, SH., M.Si., yang sedang bertugas keluar kota dan Irjen Pol. (Purn) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, MM., yang sedang bertugas ke luar negeri turut melengkapi muatan Arah Kebijakan Polri dengan memberikan Nota Dinas secara khusus. 

“Salah satu tugas utama Kompolnas, bahkan tugas paling utama diurutan nomor satu sebagaimana dalam Perpres Nomor 17 tahun 2011 tentang Kompolnas adalah Membantu Presiden dalam menetapkan Arah Kebijakan Polri, baru selanjutnya memberi pertimbangan kepada Presiden terkait pengangkatan dan pemberhentian Kapolri. Oleh karenanya FGD dalam rangka melengkapi Draft Arah Kebijakan Polri yang akan disusun kali ini dengan mendengarkan paparan baik dari Srena Polri maupun dari Bappenas adalah hal yang amat relevan dan sangat penting,” papar Dawam, dalam sambutan pembuka mewakili Plh. 

Baca Juga  Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Ketua Harian Kompolnas. Paparan yang disampaikan oleh dua Narasumber tersebut cukup tajam hingga memantik semangat peserta FGD. Yusuf Warsyim selaku Komisioner Kompolnas menyoroti kebijakan peningkatan sarana prasarana SDM Polri perlu terus ditingkatkan untuk masa depan, termasuk diantaranya kebijakan pendirian Universitas Kepolisian. 

Senada dengannya, Albertus Wahyurudhanto juga menekankan pentingnya membangun kualitas kurikulum pendidikan di berbagai sekolah pembentukan dan pendidikan Polri. Setelah menggelar FGD, acara dilanjutkan dengan merumuskan Draft Arah Kebijakan Polri yang akan disampaikan pada tahun 2024 ini untuk diusulkan sebagai kerangka kebijakan Polri tahun 2025 kepada Presiden melalui Ketua Kompolnas. 

Kegiatan ini terselenggara dari pagi hingga sore dengan memasukkan point-point penting  dalam Draft Arah Kebijakan yang disusun untuk mendukung profesionalisme dan kemandirian Polri baik dari aspek kebijakan dukungan SDM Polri, Sarana Prasarana Polri, Anggaran Polri hingga Operasional Polri.(BR1)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah, Penyidik PPA Polda Terkesan Tendensius: Praktisi Hukum Minta Prosedur Penyidikan Dibuka
Hadiri Rakernas KSPI 2026, Wakapolri Tegaskan Sinergi Polri dan Buruh untuk Lindungi Hak Pekerja
Presiden Prabowo Ajak Akademisi Refleksikan Kontribusi Nyata bagi Bangsa
Pastikan Akses Listrik Merata di Kepulauan Nias, Wapres Tinjau Program BPBL di Desa Hilisebua
Ketua DPD HMNI Bengkulu Heri Ifzan Siap Menampung Keluhan Nelayan 
Oprasi Merah Putih Pemulihan Hutan Seblat: 2.390 Hektare Berhasil Dikuasai Kembali, Pemerintah Tindak Pemodal Perambah
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:18 WIB

Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 13:08 WIB

Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah, Penyidik PPA Polda Terkesan Tendensius: Praktisi Hukum Minta Prosedur Penyidikan Dibuka

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:53 WIB

Hadiri Rakernas KSPI 2026, Wakapolri Tegaskan Sinergi Polri dan Buruh untuk Lindungi Hak Pekerja

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:42 WIB

Presiden Prabowo Ajak Akademisi Refleksikan Kontribusi Nyata bagi Bangsa

Berita Terbaru

Internasional

FOSS Group Perkenalkan Teknologi Proteksi Kebakaran Berbasis Aerogel

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:39 WIB