Bengkulu,Beritarafflesia. com – Beragam macam varian menu makanan Japan Food, yang disajkan Resto Japan Indo Mie Ramen Level Up yang yang terletak di Modhecom jalan merapi di samping SPBU Tebeng Kota Bengkulu. Dibawah naungan PT. JKI (Jago Kuliner Indonesia) Resto Japan Indo Mie Ramen Level Up telah diresmikan, pada Kamis Pagi (07/07/2022)
Papan ucapan pada acara Peresmian Resto Kuliner Japan Indo Mie Ramen Level Up
Peresmian Resto Kuliner Japan Indo Mie Ramen Level Up ini, tampak Hadiri Komisaris PT. JKI Kasheri, Founder Dan CEO PT. JKI Ririn Lona Delila, Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Kota Bengkulu Nurlia Dewi, Ketua HIPMI Bengkulu, serta Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi sekaligus melakukan pemotongan pita sebagai tanda peresmian ramen level up tersebut.
Pada kesempatan itu, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyebutkan, rasa bangga dengan ramen level up ini hadir di kota Bengkulu, karena menurutnya, Resto ramen level up ini mempunyai sistem franchise, yang mana JKI tidak hanya berada di kota Bengkulu, tetapi juga sudah berkembang di berbagai provinsi yang ada di indonesia.

“Dengan menghadirkan masakan khas Jepang, ini menurut saya restoran yang luar biasa, karena punya Franchise JKI, bukan hanya di kota Bengkulu, tapi juga sudah memiliki cabang di berbagai provinsi lain., terima kasih mas Heri sudah mensupport dalam meningkatkan ekonomi dan mengangkat kemajuan kota Bengkulu ” Ucap Dedy.
Dedy juga berharap agar Resto Grand Opening Mie Ramen Level Up semakin maju dan sukses.
” Kita bangga dengan adanya investor untuk membuka usaha di kota Bengkulu,,karena manfaatnya tidak hanya pekembangan dan kemajuan kota Bengkulu, tapi juga bisa menambah penghasilan pajak daerah. Maka dari itu kita doakan semoga kehadiran Resto Grand Opening Mie Ramen Level Up ini bisa maju dan sukses, Amin!” Ujarnya
Pada momentum peresmian Resto Grand Opening Mie Ramen Level Up tersebut, Ririn Lona Delila, selaku Founder Dan CEO dari PT. JKI (Jago Kuliner Indonesia) yang menaungi Brand Ramen Level Up, mengungkapkan, Pengelolaan ramen level up ini menggunakan sistem Franchise, sehingga menjadi satu – satunya sistem yang berani menjamin pengembalian modal dalam kurun waktu satu tahun.
“Ketika tidak balik modal dalam waktu 12 bulan, kita berani kasih garansi buyback, sistem kami menjamin bahwa ketika investor membuka ramen level up, dipastikan dalam 12 bulan akan balik modal,” ungkap Ririn.

Dikatakan Ririn, sistem yang digunakan tersebut, berbeda dari yang lain dan menjadi produk unggulam untuk menarik daya tarik bagi para investor.
“Resiko pengusaha yang paling ditakuti oleh wirausaha adalah, kerugian sendiri terbagi lagi menjadi beberapa skala, bila kerugian hanya berada di skala yang kecil mungkin kerugian tersebut tidak akan terlalu berdampak., akan tetapi bila kerugian berada pada skala menengah atau cukup besar, mungkin hal tersebut sangat berdampak terhadap bisnis yang mengalami kerugian tersebut. Bahkan tidak sedikit usaha ataupun perusahaan yang mengalami kerugian terlalu besar hingga mengakibatkan kebangkrutan” Terang Ririn
Resto ini berbeda dari yang lain, dari segi harga yang relatif murah,dengan target konsumen middle to low, dimana harga start dari mulai dari Rp.9.000 keatas.
“Dari segi harga kita memang sudah beda, karena target kita menengah ke bawah, kita jual harga yang kompetitif, affordable lah, jadi nggak sampek kantongnya menjerit, kemudian juga kita punya resto yang open kitchen, jadi sambil makan bisa sambil liat cara masaknya,” jelas CEO PT. JKI ini.
Founder dan CEO Ramen level up ini berharap dalam momen grand opening ini, agar kedepan dapat menarik investor hingga dapat menghadirkan brand tersebut ke kancah nasional bahkan internasional.
“Kita berangkat dari Bengkulu yang notabene nya adalah kota kecil ini, agar merasa tertantang bahwa kita bisa survive disini, apalagi dikota besar nantinya, ketika di kota kecil saja kami sudah menunjukkan keberhasilan, dan diterima dengan baik disini, artinya kami akan mudah buka di kota besar,” tegas Ririn.
Ririn juga berharap agar menu-menu yang disajikan di mie ramen level up dapat diterima oleh masyarakat kota Bengkulu.

Kasheri selaku komisaris PT. JKI menjelaskan asal mula kata ‘jago’ yang terdapat dalam nama bisnisnya.
“Kenapa semua menggunakan kata ‘jago’, itu ada filosofinya bahwa kata jago akan mudah diingat, dan hampir semua orang tau makna jago itu apa, jadi harapan kita adalah siapapun keluarga dari PT. Jago, baik untuk Jago Multi Dimensi, Jago Kuliner Indonesia, dan PT. Jago Aplikasi, semua itu akan menjadi orang-orang yang jagoan,” ungkap Heri.
Heri berharap brand yang berasal dari kota Bengkulu tersebut dapat menjadi brand besar nasional. Tentunya hal tersebut tidak dapat dilakukan sendiri, butuh sinergitas antara manajer, CEO, Tim kreatif, chef, serta pihak-pihak lainnya.
“Inilah tim dari PT.JKI yang akan membawa brand level up dari Bengkulu yang akan menjadi kebanggan kita semua,” demikian Heri.
Terakhir, Kadis Koperasi dan UKM menyebut bahwa Kota Bengkulu saat ini sudah mulai tumbuh, hal itu dibuktikan dengan hadirnya berbagai tempat-tempat kuliner, salah satunya dengan adanya mie ramen level up ini.
“Saya berharap restoran ini memiliki daya saing, sehingga bukan hanya 2 atau 3, sampai 5 tahun saja, tetapi bagaimana bisa mencapai puluhan tahun, sehingga restoran ini dapat tumbuh di setiap provinsi, kota, serta kabupaten yang ada di Indonesia tentunya,” harap Kadis Nurlia.

Nurlia juga berharap, para pengusaha yang memiliki potensi untuk mengembangkan usaha mikro nya, agar dapat dibina langsung oleh komisaris PT. JKI.
“Bukan hanya ramen level up, tetapi akan ada muncul kuliner-kuliner lain yang diciptakan oleh PT.Jago Kuliner Indonesia,” tutup Kadiskop dan UKM.

Diakhir acara momen Grand Opening tersebut, para pengunjung yang menikmati ramen level up, juga dihibur oleh live music. (BR1)












