Lakukan Pengawasan Pangan di Pasar Tradisional, Tak Temukan Kandungan Bahan Berbahaya

- Penulis

Rabu, 27 Maret 2024 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Baru-baru ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu melakukan intensifikasi pengawasan pangan di Kota Bengkulu. Hal ini dilakukan guna melindungi masyarakat dari peredaran produk pangan yang tidak memenuhi ketentuan.

Intensifikasi pengawasan pangan ini dilakukan di pasar Panorama dengan melibatkan Dinas Perindag Kota dan Provinsi Bengkulu, Dinkes Kota dan Provinsi Bengkulu.

Hal ini sangatlah penting, pasalnya intensifikasi dilakukan agar masyarakat tak sampai mengkonsumsi jajanan yang terdapat bahan berbahaya di dalamnya.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, BPOM mengambil beberapa sampel pangan seperti tahu, bakso, mie, bahan baku takjil serta lainnya. Semuanya dinyatakan memenuhi syarat, tidak ditemukan bahan baku yang berbahaya di dalam makanan.

Baca Juga  Pj Walikota Arif Gunadi, Silaturahmi Dengan Kacab PT Jasa Raharja

Meskipun begitu, pihak BPOM tetap berpesan kepada para pedagang pangan dan takjil untuk menjadi pedagang yang baik, jangan hanya mengejar keuntungan ekonomi, namun konsumen juga perlu dilindungi.

Sebagai perwakilan Pemkot, Kadis Perindag Kota Bengkulu melalui Kabid Pengembangan Perdagangan Erika Ariesanti mengatakan, intensifikasi pengawasan pangan sangat penting, apalagi menjelang lebaran dan minat kebutuhan pangan kian meningkat serta diperlukannya suatu jaminan untuk masyarakat akan bahan pangan yang dibelinya.

“Ini sangat penting agar bahan berbahaya, zat-zat berbahaya hingga makanan kedaluwarsa tidak sampai ke masyarakat masyarakat. Inilah harapan kita dan tim dengan mengecek semua itu,” ujarnya, Rabu (27/3/2024).(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu
Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD
Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Edi Hariyanto Tolak Parkir Indomaret-Alfamart Jadi Solusi Lapangan Kerja: Jangan Bebani Rakyat
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Tepis Fitnah, Helmi Hasan Beberkan Capaian Pembangunan Kota Bengkulu

Rabu, 30 September 2026 - 14:40 WIB

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Ratusan Dhuafa dan Ojol Terima Bansos LEKAD

Selasa, 29 September 2026 - 16:00 WIB

Dugaan Bansos Beras Dialihkan, Wawali Rony Minta Camat Turun Tangan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Berita Terbaru