Langkah Rohidin Sejahterakan Masyarakat Kawasan Hutan Diwujudkan Presiden Jokowi

- Penulis

Kamis, 7 Januari 2021 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, Beritarafflesia.com- Mimpi masyarakat kawasan hutan untuk mendapatkan akses pengelolaan hutan menjadi lahan perekonomian terwujud. Pemerintah pusat menyerahkan SK Hutan Sosial, Hutan Adat dan TORA secara serentak se-Indonesia, pada Kamis (7/1). Untuk Bengkulu sendiri mendapatkan diantaranya Hutan Sosial seluas 32.700 hektare, 60.850 KK, redistribusi tanah 113 hektare, dan alokasi redistribusi tanah 4.800 hektare.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengungkapkan, ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan rapat terbatas bersama Presiden pada 2019 lalu. Dimana ia sampaikan bahwa lebih dari 41 persen wilayah Bengkulu merupakan hutan kawasan lindung. Dengan terbukanya akses perhutanan sosial kemudian ada hutan adat, dimungkinkan masyarakat dapat mengakses ke kawasan hutan dengan melakukan aktifitas ekonomi.

“Kita ingin masyarakat yang berada di kawasan hutan dapat mengelola sumber daya yang ada, sehingga perekonomiannya dapat sejahtera seiring fungsi hutan tetap dijalankan. Sebagai contoh, Desa PAL 100 Rejang Lebong yang sudah terlebih dahulu mendapatkan ijin pengelolaan kawasan hutan, sehingga masyarakat menanam combrang, pakis, damar dan sebagainya sehingga hutan dapat menjadi lahan ekonomi masyarakat, namun hutan tetap asri,” jelas Rohidin usai mengikuti penyerahan SK Hutan Sosial, Hutan Adat dan TORA secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo di Balai Raya Semarak, Kamis (7/1).

Lebih lanjut, terkait Tanah Objek Reformasi Agraria (TORA) yang dalam beberapa tahun ini menghadirkan konflik di masyarakat sudah hampir terselesaikan. Hanya tinggal beberapa, dan akan terus diusulkan untuk segera tuntas.

Baca Juga  Tokoh Masyarakat dan Keluarga Besar Helmi Hasan Solid Dukung ROMER di Pilgub 2024

“Sudah beberapa titik yang puluhan tahun bersengketa, baik dengan perusahaan, bahkan ada dari sesama pemerintah, hampir semua terselesaikan. Termasuk, untuk wilayah lebong tandai kabupaten Bengkulu Utara, yang sudah lama terjadi konflik agraria masyarakat dan perusahaan,” tegas gubernur yang merupakan adik tingkat Presiden semasa perkuliahan di UGM Yogyakarta.

Terakhir, Rohidin menginisiasi masyarakat adat khususnya dari kecamatan Enggano Bengkulu Utara. Dikarenakan Kawasan Enggano yang sangat dekat kearifan lokalnya dengan masyarakat adat, sehingga kawasan hutannya tereksploitasi habis. Sehingga, kita perlu memikirkan hal tersebut dengan peraturan daerah tentang masyarakat adat di Enggano sehingga mereka mempunyai kewenangan ikut bersama pemerintah, terkait perijinan investasi dan sebagainya di wilayah tersebut.

“Khusus Enggano, kita prioritaskan Program ekonomi pembangunan pada 2021 sudah sangat terencana dan matang yaitu pembangunan dua pelabuhan (Kahyapu dan Malakoni), pengembangan pelabuhan utara, poros tengah dan lingkar luar pulau Enggano. Untuk itu, kita upayakan masyarakat Enggano dapat ikut serta dalam mengambil keputusan. Karena kita tidak ingin, masyarakat Enggano menjadi Tamu di tanahnya sendiri,” pungkas Gubernur Rohidin.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadirkan Mantan Jubir KPK RI, AMJ-Azwira Akan Gelar Talkshow Angkat Tema “Kritik Tanpa Jerat Pidana
Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ
Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu
Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen
Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon
Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik
Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka
Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:55 WIB

Hadirkan Mantan Jubir KPK RI, AMJ-Azwira Akan Gelar Talkshow Angkat Tema “Kritik Tanpa Jerat Pidana

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:12 WIB

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:21 WIB

Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WIB

Sekdaprov Tinjau Progres Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 88 Persen

Senin, 15 Juni 2026 - 20:14 WIB

Gubernur Helmi Hasan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Memakmurkan Masjid 24 Jam di Cirebon

Berita Terbaru

Bengkulu Tengah

PPPK Paruh Waktu Kembali Keluhkan Gaji yang Belum Dibayarkan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54 WIB